Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/30/2009 09:12:00 PM

Ruas Jalan Perkotaan Terendam

Diposkan oleh tuGOWA

* Poros Bontomanai-Cambaya Tergenang

SUNGGUMINASA------ Hujan deras yang 'menghantam' kota Sungguminasa dan sekitarnya, Kamis malam hingga Jumat dini hari, menyebabkan sejumlah ruas jalan dalam perkotaan terendam setinggi 10 cm, antara lain di Jl Malino, Kel. Tompobalang, Kel.Batangkaluku, dan Kel. Tombolo.

Daerah lain yang mengalami rendaman air, Pallangga, Somba Opu dan Bontonompo.

Selain itu, rendaman air juga terjadi di depan perkantoran Bupati Gowa, tepatnya persimpangan Jl Masjid Raya-jl Agus Salim-Jl Tumanurung dan pertigaan jl Andi Tonro, Jl Mawar dan Jl Kenanga Kel. Bontobontoa.

Sementara itu, saluran tersier yang menuju kepersawahan penduduk meluap ke badan jalan, menyebabkan poros Bontomanai-Cambaya sepanjang 400 meter di Kecamatan Bontomarannu tergenang air.

Selain menggenangi badan jalan, saluran tersier ini merendam area persawahan kurang lebih tiga hektar.

Rendaman air setinggi 30 cm menyebabkan kendaraan mengalami kemacetan. Akibatnya sejumlah motor mengalami kemacetan karena nekat menerobos rendaman air tersebut.

Dg Pale, salah seorang tukang ojek mengakui, banjir yang melanda poros Bontomanai-Cambaya, menyebabkan penghasilannya sebagai tukang ojek berkurang.

''Banyak memang penumpang yang ingin naik ojek, tapi kan motor tidak bisa lewat. Lagi pula, kalau dipaksakan motor bisa rusak,'' ujarnya. (arif.saeni@gmail.com)

0 komentar: