Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
9/23/2009 09:41:00 AM

571 KK di Pattallassang Belum Terima Elpiji

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Sekitar 571 kepala keluarga (KK) dari 724 KK yang ada di Kecamatan Pattallasang, belum mendapatkan kompor dan gas Elpiji hasl konversi minyak tanah ke gas. Warga yang mendapat baru 153 KK.
Warga yang belum mendapat tersebar di enam dusun, yakni Dusun Sangnging-sangnging, Bu'rung-bu'rung, Sawagi, Marannu, Tassilli, dan Bonto Lebang.
Simbo Dg Bau dan Sarimina Dg Ti'no, keduanya ibu rumahtangga asal Dusun Sawagi,mengatakan, dia bersama warga lain yang belum menerima kompor gas merasa iri. Terlebih beberapa hari terakhir, pasokan minyak tanah ke Pattallassang juga mulai berkurang setiap hari.
"Kami merasa terzalimi. Belum terima kompor gas, tapi minyak tanah makin dikurangi, sehingga mau pakai kompor sumbu juga tidak bisa sebab minyak tanah juga kerap habis. Kalau pun mintak tanah ada, namun harganya selangit antara Rp 7.000 hingga Rp 8.000 per liter,'' terang Dg Bau, pekan lalu.
Kepala Desa Pattallassang Nakka Dg Gassing mengatakan, terkait keluhan warganya mengatakan, dari 724 data warga telah dikirim, baru 153 KK untuk realisasi tahap I. Sementara 571 KK yang belum mendapatkannya masuk tahap II.
"Sampai sekarang saya tidak tahu kapan ada realisasinya dari Pertamina, yang jelas data warga penerima gas ini sudah masuk sejak Juli lalu,'' katanya.
Camat Pattallassang Muh Fajaruddin mengaku prihatin dengan keluhan warganya itu. "Saya pahami kesulitan para ibu yang mau pakai minyak tanah, habis. Mau pakai gas, belum dapat bagian. Saya juga heran kenapa sampai saat ini jatah gas untuk 571 warga belum turun dari Pertamina," jelasnya.(ute)


0 komentar: