Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
9/01/2009 09:39:00 PM

Atasi Macet, Pemkab Bentuk Tim Terpadu

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Pemerintah Kabupaten Gowa membentuk tim terpadu untuk mengatasi titik-titik kemacetan di jalan protokol selama bulan Ramadan hingga Lebaran ini. Tim terpadu ini beranggotakan dinas perhubungan, polisi, dan satpol PP.
Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Kabupaten Gowa Tajuddin Nur mengatakan, tim terpadu akan menempatkan personel di titik rawan kemacetan. Selain penempatan personel, pihaknya juga akan memasang rambu-rambu lalu lintas.
Titik yang dinilai rawan kemacetan antara lain depan Pasar Induk Minasamaupa, depan Stadion Kalegowa, Pasar dadakan Panciro, Pasar Limbung, Pertigaan Jl Pallantikang-Jl Sultan Hasanuddin, Depan Pasar Balang-Balang, Pasar Boronguntia, dan depan Pasar Sentral Sungguminasa.
"Di depan Stadion Kalegowa misalnya, kemacetan terjadi akibat membeludaknya pedagang hingga mengambil badan jalan. Bahkan, empat petugas satlantas yang setiap hari mengatur sedikit kewalahan, sebab pasar darurat itu kini jadi pasar grosir barang," jelasnya di ruang kerjanya, Senin (31/8).
Belum lagi kendaraan petepete juga saling parkir tunggu penumpang dan mengambil badan jalan. Kemacetan ini terjadi di pagi dan sore hari.
Sementara di Kelurahan Mangasa, dinas perhubungan sementara mengkaji akan memindahkan cek poin angkutan tambang yang dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan di poros tersebut.(ute)

Terminal Liar
MENYANGKUT terminal liar seperti di Jl Sultan Hasanuddin, Jl Wahid Hasyim, dan Jl Pendidikan, Kepala DInas Perhubungan dan Informatika Gowa Tajuddin Nur mengakui dinas perhubungan setiap tahunnya melakukan sosialisasi kepada para sopir agar mereka menaikkan penumpang sesuai dengan tempat yang telah disediakan.
Oleh karena itu, dengan adanya laporan masih ada terminal liar dalam Kota Sungguminasa, pihaknya akan melakukan pemantauan di lapangan. Bila menemukan sopir nakal, langsung ditindak, termasuk mobil angkutan juga akan disita.
Ia juga mengakui, kesadaran sopir juga masih rendah dan terkesan hanya takut pada petugas. Di titik-titik yang jadi terminal liar itu sudah ada tanda larangan berhenti, namun sering dilanggar sopir angkutan umum.(ute)


0 komentar: