Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
9/26/2009 08:20:00 AM

Besok, Puncak Arus Balik

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Libur panjang Lebaran Idulfitri telah berakhir sejak, Kamis (24/9) kemarin. Namun, sebagian pemudik masih memilih tinggal di kampungnya untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabatnya.
Arus balik pemudik diperkirakan mencapai puncaknya, Sabtu (26/9) hari ini dan Minggu (27/9) besok. Lonjakan penumpang dari berbagai daerah di Gowa dan daerah bagian selatan akan memenuhi Terminal Cappa Bungaya, Kecamatan Pallangga.
"Semua mobil angkutan diprediksi akan dipadati penumpang. Untuk itu, beberapa unit bis penumpang berkapasitas banyak sudah disediakan," jelas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa Tajuddin Nur, kemarin.
Hal tersebut dilakukan, terangnya, agar tidak ada penumpang yang tidak terlayani. Semua dapat terangkut hingga tempat tujuan dengan selamat
Selain dalam wilayah Gowa seperti Kecamatan Tombolopao, Tompobulu, dan Biringbulu, lonjakan penumpang akan didominasi penumpang dari Kabupaten Takalar, Jeneponto, dan Bantaeng.
Sopir Nakal
Disinggung tentang adanya sopir yang menaikkan tarif, Tajuddin Nur mengaku hingga kini belum ada laporan dari masyarakat. Namun, bila ada maka sopir tersebut akan kita tindak sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.
''Belum ada laporan tentang adanya sopir yang menaikkan tarif secara sepihak. Apalagi, tidak ada kenaikan tuslah pada Lebaran tahun ini. Namun, kalau ada penumpang yang membayar lebih karena penumpang diantar hingga ke rumahnya tidak ada masalah," jelas mantan Camat Pallangga ini.
Usman Rani (38), salah seorang sopir asal Malakaji mengaku setelah lebaran ini, mobil panther yang dibawanya sudah dipesan penumpang selama seminggu berturut-turut baik yang akan pulang kampung yang datang dari daerah sehingga meski tidak menumpang ke wilayah tujuan, tetap berangkat karena sudah dipesan lebih awal.
Hal ini terjadi karena kurangnya fasilitas mobil penumpang yang menuju ke wilayah itu. Oleh karena itu, dengan banyaknya penumpang yang umumnya datang dari daerah, merupakan rezeki tersendiri bagi dirinya dan sopir lainnya.(ute)



0 komentar: