Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
9/23/2009 09:40:00 AM

Lebaran, Kakak Gorok Adik di Parangloe

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Hari Lebaran dirayakan seluruh umat Muslim dengan suka cita. Namun, lain bagi Nurkumala (34), warga Kampung Beru, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Gowa, ini mendapat "hadiah" Lebaran yang mengakhiri hidupnya.
Kakaknya, Dg Kio (48), mengorok leher Nurkumala karena dianggap sudah keterlaluan dalam mempermalukan keluarga. Perilakunya telah mengundang kemarahan keluarga besarnya. Peristiwa sadis tersebut terjadi di Kampung Beru, Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Minggu (20/9) sekitar pukul 23.00 wita.
Nurkumala disebutkan mengalami gangguan kejiwaan setelah dirinya menjanda. Gangguan jiwa yang diderita ibu dua anak itu telah berlangsung sekian tahun. Akhirnya menghembuskan napas terakhir di tangan kakak ketiganya dari enam bersaudara.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Parangloe AKP Musbagh Ni'am mengatakan, Nurkumala dibunuh kakaknya lantaran emosi saat memberi nasihat. Nurkumala sering membuat aib bagi keluarga dan seluruh anggota keluarga sudah jenuh dengan ulah anak kelima tersebut.
Menurut keluarganya, jelas Musbagh, kelakuan Nurkumala sudah sangat keterlaluan bahkan kerap berbuat amoral jika ingin melampiaskan nafsu seksnya. Itulah yang tidak disenangi keluarga korban.
"Namun kematian perempuan ini bukan karena alasan itu. Tapi saat dinasehati kakaknya yang ketiga, Nurkumala malah menyerang. Tersangka melakukan itu ketika datang bersilaturahmi dalam suasana Lebaran. Tersangka menasehati adik perempuannya itu agar tidak berbuat aneh-aneh. Tapi korban salah terima bahkan mencakar tersangka. Karena mulai emosi, tersangka mencabut badiknya lalu menggorok leher korban," ungkap Musbagh saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.
Jenasah korban telah dimakamkan, Senin (21/9) kemarin. SedangkantTersangka, Dg Kio yang tinggal di Tamalatea menyerahkan diri ke Polsek Parangloe sehari setelah kejadian.
"Usai kejadian itu, saya sendiri bersama Kades Lonjoboko Ismail Dg Buang yang mengangkat jenasah korban lalu dibawa ke puskesmas untuk divisum. Keluarganya sudah pasrah termasuk pak kades yang juga adalah Saudaranya. Pak kades sendiri menyerahkan penanganan peristiwa ini sepenuhnya kepada kepolisian," jelas kapolsekta.(ute)

Diduga Pelajari Ilmu Sesat
Nurkumala diduga mengalami gangguan jiwa karena salah mempelajari ilmu. Menurut salah seorang kerabatnya, Nurkumala mencari ilmu agar suaminya tidak menggaet perempuan lain. Namun ilmu yang diperolehnya dinilai sesat sehingga mempengaruhi kejiwaannya.
Semasa hidupnya, ia membuat pusing seluruh keluarganya. Bahkan ibunya sendiri pernah dimasukkan dalam karung lalu dipukuli dengan kayu.
'Ilmunya itu membuat Koma' (sapaan Nurkumala) jadi gila yang akhirnya ditinggal pergi suaminya,'' ungkap salah seorang kerabat yang tidak ingin namanya disebut.
Dijelaskan, sejak gangguan jiwanya serius, Nurkumala pernah dipasung namun berhasil kabur. Sejak itu, Nurkumala dibiarkan begitu saja. Tapi beberapa hari terakhir tabiat jelek Nurkumala sering kambuh dan sering berbuat lewat batas kewajaran.(ute)


0 komentar: