Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
9/14/2009 07:14:00 PM

Pencuri Ternak Tewas Dimassa

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Nasib nahas dialami Sukkara Dg Talli (45), warga Lingkungan Cambaya, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu. Ia ditemukan tewas di pinggir Sungai Jeneberang, Minggu (13/9) sekitar pukul 07.00 wita.
Di tubuhnya terdapat sejumlah luka menganga di bagian dada dan perut. Ia diduga dibunuh di wilayah Kampili, Kecamatan Pallangga, setelah melakukan pencurian di daerah tersebut malam sebelumnya.
Keterangan yang dihimpun dari lokasi, Sukri diduga salah seorang anggota gembong pencurian ternak (curnak). Ia disebutkan pemain lama dan kerap menjalankan aksinya di Kecamatan Bontomarannu, Pallangga, dan beberapa daerah lainnya di Butta Bersejarah ini.
Sukri disebutkan tertangkap tangan saat mencuri sapi salah seorang warga di Kampili. Saat berusaha kabur dengan membawa sapi curian itu, warga mengejar dan berhasil ditangkap. Sukri diduga dihabisi oleh warga yang marah karena selama ini diresahkan pencurian ternak.
Mayatnya lalu dibuang di pinggir Sungai Jeneberang, tidak jauh dari lokasi penyeberangan menuju rumahnya.
Salah seorang warga yang tidak ingin namanya dikorankan mengaku mengaku tidak heran
kalau Sukkara tewas ditangan massa. Dalam melakukan aksinya, Sukkara kerap dibantu beberapa rekannya.
''Masih ada pelaku lainnya yang sering ditemani Sukkara dan kami minta pihak kepolisian menangkapnya. Bila tidak, maka mereka bisa saja kembali melakukan aksinya dan mereka tidak segan-segan melakukan perlawanan bila ketahuan atau tertangkap basah dan tertangkap tangan
melakukan pencurian dan perampokan," katanya kepada wartawan.(ute)

Polisi Menyelidiki
KEPALA Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gowa AKBP Rudi Hananto yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan Sukkara tewas saat melakukan pencurian sapi.
"Apalagi pihak keluarga menolak dilakukannya otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara," jelasnya.
Selain memintai keterangan sejumlah warga, petugas juga mencari kasus-kasus yang pernah dilakukan korban selama ini.
"Kami minta seluruh masyarakat tetap waspada dan berhati-hati menjaga barang berharga miliknya pada malam hari. Menjelang akhir Ramadan ini, banyak kebutuhan yang memungkinkan pelaku pencurian dan perampokan melakukan aksinya," terangnya.(ute)



0 komentar: