Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/17/2009 10:42:00 AM

Aniaya Siswa, Guru di lapor Kepolisi

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-Syahruddin, guru bantu di Sekolah Dasar Inpres Mangasa I, Kelurahan Pandang-pandang dilapor ke Mapolsekta Somba Opu terkait kasus penganiayaan, Kamis(8/10). Dalam laporan bernomor SPPL/949/X/2009 tersebut diterima Aiptu Abd Razak.Laporan kedua siswa SD tersebut yakni Fajar (11), siswa kelas VI dan Ramadhan (10). Keduanya melapor diantar oleh ayahnya.

Fajar mengaku ditampar oleh gurunya. Ia juga mengaku dicekik. Sementara ramadhan mengaku ditampar hingga kepalanya terbentur ke tembok. Akibat dari penganiyaan tersebut, Fajar mengalami sakit di tenggorokan. Sedangkan Ramadhan juga mengeluh sakit kepala.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Olahraga, Sombaopu, Drs Jayadi yang dikonfirmasi mengatakan, orangtua korban mengaku terkejut dengan kejadian tersebut. Jayadi berjanji akan memanggil guru bersangkutan. Orangtua korban, H Bustan mengatakan, Fajar bermain dengan siswa kelas V bernama Alifiandi. Tak lama kemudian terjadi perkelahian antara Fajar dengan dengan Alifiandi. Oknum guru Syahruddin yang melihat kejadian tersebut langsung melerai. Namun, Syahruddin dituding menampar Fajar. Ramadhan yang melihat kakaknya dicekik oleh sang guru tidak menerima kejadian tersebut. Ramadhan pun mengaku dianiaya.Kapolsekta Sombaopu, AKP Basullu P Mannarai membenarkan laporan korban. "Berkas laporannya sedang kami pelajari,'jelas AKP Basullu. ((rif/R11) )


0 komentar: