Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/03/2009 09:24:00 AM

Dinas PU Habiskan Rp20 M

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA(SI) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gowa menghabiskan dana Rp20 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 32 kilometer (km) yang berada di Kabupaten Gowa.Dana tersebut berasal dari APBD Gowa 2009.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gowa Amin Yakub mengatakan, jalan sepanjang 32 km tersebut terdiri atas enam ruas,yakni Lauwa, Batuborong,Tonrorita-Lauwa,Malakaji- Borongara,Bangkala-Batu Malonro, Baturappe-Beruttalasa-Sanrangang, dan Borongara,Pencong.

Daerah-daerah ini berada di Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu yang merupakan daerah paling selatan dari Kabupaten Gowa, sekaligus jalur utama penghubung dengan Kabupaten Jeneponto dan Takalar. Pembangunan ini diharapkan mampu mendukung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat.

Sebab, infrastruktur merupakan tulang punggung ekonomi rakyat. “Kami hanya ingin apa yang dilakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dengan pembangunan jalan akan meningkatkan kegiatan dan potensi-potensi sumber daya daerah,” paparnya saat meninjau kondisi jalan pasca pengerjaan jalan hotmix,kemarin.
Karena itu, kalaupun ada daerah yang jalannya belum dibangun, masyarakat diharap bersabar.Dinas PU akan mengupayakan membangun seluruh infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Gowa. Sultan Dg Rangka, sopir angkutan hasil bumi di Pimpingan, Desa Baturappe, mengakui sebelum ada jalan mulus di daerahnya, setiap hari dia hanya bisa mengangkut hasil bumi berupa jagung,mente, dan ubi kayu ke Kota Sung-guminasa satu kali sehari.

Namun, kini dia dan para sopir angkutan hasil bumi lainnya sudah bisa naik turun gunung di wilayah ini hingga 3-4 kali dalam seminggu. Hal yang sama diakui Kades Berutallasa Hasan Rijal.Menurutnya, harga jual hasil bumi dari daerah ini meningkat ketimbang lima tahun yang lalu.

Salah satu contoh adalah harga jagung kini mencapai Rp1.500 per liter dibanding sebelumnya hanya Rp800. Begitu juga pupuk kini Rp60.000 per sak, sebelumnya Rp80.000 per sak. “Perubahan lain,semakin meningkatnya jumlah kendaraan roda empat dan roda dua yang dimiliki masyarakat,”tandasnya. (herni amir)


0 komentar: