Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/31/2009 11:24:00 AM

Distribusi Raskin ke Daerah Diperketat

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA(SI) – Untuk menghindari kebocoran dan penyelewengan beras untuk rakyat miskin (raskin),pihak Dolog memperketat pembagiannya ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa.

Para penanggung jawab pembagian raskin harus berada di tempat saat dibagikan baik di kantor desa maupun kelurahan. Kepala Bagian Ekonomi Setda Gowa Hasanuddin Pawero mengatakan, pembagian jatah raskin ke kecamatan diperketat untuk menghindari adanya penyelewengan, baik yang dilakukan buruh, sopir, maupun pihak lain yang sengaja ingin mengambil keuntungan.

Selain itu, pihaknya juga tidak melayani pembagian raskin bagi mereka yang memiliki tunggakan. Bahkan, tidak menginginkan desa dan kelurahan yang berutang bertumpuk seperti yang terjadi pada tahun-tahun kemarin. ‘’Karung beras yang dianggap kurang setelah ditimbang ulang harus dikembalikan ke Dolog untuk diganti dengan sesuai timbangan karena akan merugikan masyarakat.
Setiap pembagian raskin, banyak kades maupun lurah yang mengeluh karena jatah raskin berkurang,’’ jelasnya. Sementara itu, Wakil Kepala Subdivre Dolog Makassar Budi Setiawan mengatakan, bagi penunggak raskin tidak akan diladeni.Tentu pihak Bagian Ekonomi Setda tidak memberikan rekomendasi penyalurannya.

Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan utang, padahal setelah dicek di desa yang bersangkutan, raskin dibayar langsung masyarakat. Iwan mengaku bahwa jatah raskin akan dialihkan ke daerah lain bila tidak dilunasi.Agar hal itu tidak terjadi,pihak kecamatan segera melunasi tunggakan raskin tersebut.

‘’Kurangnya warga miskin tersebut juga akan berimbas pada jatah raskin nanti. Karena itu, para camat mengharapkan data dari statistik segera disosialisasikan untuk mengetahui pasti warga miskin yang sebenarnya,’’ katanya. Dia mengharapkan para kepala desa maupun lurah melakukan koordinasi dengan penanggung jawab raskin yang ada di kecamatan. Terutama bila kurang jatah yang diberikan. (herni amir).


0 komentar: