Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/23/2009 06:29:00 PM

Listrik Padam, Pelayanan KTP Terganggu

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Gowa, H Suwandi Mahendra mengatakan, sejak listrik sering padam, pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) serta Akte Lahir jadi terganggu.
Bahkan, tingkat pelayanan menurun 15 hingga 20 persen.
Penurunan tingkat pelayanan ini, bagi Suwandi dinilai minim. Padahal, pihaknya menggunakan genset.
''Meski kami punya genset berkapasitas 6,5 KVA yang sangat membantu. Akses pelayanan bisa anjlok dari 50 hingga 80 persen. Artinya, daya layanan kami untuk mencetak KTP, KK dan akte bisa sangat lamban. Tapi 2010 nanti kami sudah programkan pengadaan genset kapasitas tinggi untuk mengatasi kelambanan proses cetak,'' kata mantan Kadis Praswil ini.
Suwandi yang didampingi Abd Muis, Kabid Kependudukan, Rabu (21/10) mengatakan, pihaknya kewalahan melayani pemohon yang masuk karena listrik padam dua kali sehari. ''Genset sangat membantu, tapi dayanya kecil sehingga tidak maksimal. Salah satunya tidak mampu mengakses penyelesaian KTP yang dilakukan online oleh kecamatan,'' kata Suwandi.
Diungkapkan sekretaris FKPPI Sulsel ini, sekarang dalam per hari dinas hanya mampu mencetak KTP, KK, akte lahir sebanyak 300 lembar. Jumlah tersebut menurun jika dibanding saat listrik aktif. ''Kita bisa cetak hingga 500-an lembar per hari. Untuk KK selama Oktober tercetak 1.731 lembar dan 1.700 lembar tercetak September . Sedang akte lahir kami hanya mampu cetak 296 pada Oktober ini dan 274 lembar pada September,'' jelasnya. ((Sar-R11)


0 komentar: