Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/14/2009 09:27:00 AM

Ratusan Calhaj Gowa Resah

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA (SI) – Ratusan calon jamaah haji (calhaj) Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Syekh Yusuf Sungguminasa gelisah menjelang pemberangkatan haji tahun ini.

Pasalnya, dalam manasik bersama yang digelar Kantor Depag Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf,kemarin,mereka terkena pengaturan kloter yang justru terpisah dari kelompok bimbingannya. “Kami takut saat berada di Tanah Suci nanti, tidak bisa beribadah dengan baik karena terpisah dari kelompok.

Kami masuk bimbingan itu karena mau dibimbing agar bisa melaksanakan ibadah haji tanpa hambatan,” kata seorang anggota bimbingan KBIH SyekhYusuf,kemarin. Di antara anggota KBIH Syekh Yusuf yang terpisah kloter,yakni A Bustani Ilyas bin A Ilyas (dosen UIN) dengan Ny Musafira binti Said (pegawai Pengadilan Agama Sungguminasa).
Calhaj ini terpisah dari muhrimnya karena terkena pemisahan kloter yang diduga diatur oknum Kakandep Agama Gowa.Selain itu,Hasanuddin Jarre bin Guci dengan Ny Salewati binti Baciko,warga Pallangga, juga terpisah dari muhrimnya berdasarkan pengaturan kloter ini. H Faisal Hijaz, salah seorang pembimbing KBIH Syekh Yusuf, mengatakan, sistem pengaturan yang dilakukan Depag ini sangat menyulitkan posisi para calha.

Yang pasti,calhajbimbinganSyekh Yusuf ini akan lepas dari jalur bimbingan KBIH yang menaunginya. Kakandep Agama Gowa Ahmad Muhajir yang dikonfirmasi melalui bagian urusan haji, H Baharuddin M,di sela manasik kemarin menjelaskan, pengaturan kloter diatur pemerintah pusat dan pengaturan selanjutnya diatur daerah (Depag). (herni amir)


0 komentar: