Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/23/2009 06:38:00 PM

Sekolah Internasional

Diposkan oleh tuGOWA

HARAPAN Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Sombaopu, Kabupaten Gowa untuk menjadi sekolah berstatus SSI atau Sekolah Standar Internasional dipastikan hampir terwujud. Hal itu sangat diyakini Yayu Wahyuni Yuritman sebagai kepala sekolah.
Pasalnya, setelah sekolah ini mengantongi status Sekolah Standar Nasional atau SSN berbagai prestasi pun ditelorkan sejumlah siswanya mulai di tingkat provinsi hingga nasional.
Pola pembelajaran di lingkup sekolah yang lokasinya diapit kantor Bupati dan kantor DPRD Gowa ini agak berbeda dengan terapan sekolah negeri sederajatnya pada umumnya, yakni membudayakan bahasa Inggris dalam lingkup sekolah. Artinya, para siswa berbahasa Inggris tidak hanya saat menghadapi mata pelajaran tapi juga di luar kelas saat istirahat.
Jumlah siswanya dari tahun ke tahun makin bertambah. Saat ini pasca penerimaan siswa baru, sebanyak 1.096 orang (tersebar di Krya Tekstil, Krya Logam, Krya Kayu, Krya Otomotif serta Krya Kulit). Sebelumnya mencapai 1.200 orang, namun karena tidak lulus persyaratan saat tes bakat, banyak yang tidak lulus.
''Harapan kami, sekolah ini menjadi maju dan mencetak alumni siap mandiri untuk berkarya,'' kata Yayu. ((Sar-R11))


0 komentar: