Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
10/21/2009 12:11:00 PM

Warga Bokolu Tewas Misterius

Diposkan oleh tuGOWA

PALLANGGA -- Seorang pria bernama Hery Pitoyo, berdomisili di Perumahan Bokolu Blok A9/17, Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Gowa, ditemukan tewas di dalam rumahnya, Senin malam, 19 Oktober. Penyebab kematiannya masih misterius.

Berdasarkan data yang dihimpun di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemarin, Hery adalah seorang duda yang tinggal di perumahan itu seorang diri dan berprofesi ssebagai pedagang kelontong. Dia menjual barang campuran di rumahnya selama dua tahun terakhir ini.

Dari keterangan warga setempat, Baso Daeng Kulle, korban diketahui mengidap penyakit asma. Dia juga kerap terlihat mengeluarkan darah dari hidungnya beberapa pekan terakhir ini. Senin sore lalu, ujar Baso,
Hery sempat ke dokter diantar seorang tukang ojek di sekitar rumahnya.
"Waktu dia pulang dari dokter praktik sudah agak tengah malam. Tapi kondisinya memang sudah tidak fit lagi," urai Baso.
Keesokan harinya, warga sekitar heran ketika sampai pukul 09.00 Wita, Hery belum membuka tokonya. Padahal, setiap hari pukul 06.00 Wita dia membuka toko.

Curiga ada sesuatu menimpa Hery, warga sepakat membuka paksa rumahnya. Akhirnya, Hery ditemukan sudah tidak bernyawa di dekat dapur. Diduga korban terjatuh dan akhirnya meninggal di TKP. Apalagi, tidak ada yang menolong karena memang hanya sendiri di rumahnya.

Mengetahui Hery meninggal, warga setempat langsung menghubungi petugas Polsekta Pallangga dan Polresta Gowa. Tak lama kemudian, sejumlah petugas datang dan langsung melakukan identifikasi. Selanjutnya, membawa mayat Hery ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan visum.

Kasat Reskrim Polresta Gowa, AKP Agus Salim, dikonfirmasi terpisah menjelaskan, kesimpulan sementara warga BTN Bokolu itu meninggal karena asma dan muntah darah. Diduga saat berada di dapur, korban terpeleset dan langsung terjatuh atau tiba-tiba penyakit yang dideritanya kambuh kembali.

"Identifikasi sementara di TKP, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh Hery. Barang berharga miliknya pun masih utuh di rumahnya, sepeda motornya saja masih ada. Jadi kecil kemungkinan ada perampokan dan tindak kejahatan lainnya. Apalagi, pintu rumahnya dan jendela tidak ada yang rusak," sebut AKP Agus Salim.

Namun demikian, AKP Agus menambahkan, pihaknya masih menunggu visum dari rumah sakit baru dapat diketahui dengan pasti penyebab meninggalnya Hery. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. (r


0 komentar: