Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
11/06/2009 07:26:00 PM

Pendaftaran CPNS Buka Sabtu-Minggu

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA(SI) – Panitia penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Gowa tetap membuka pendaftaran pada Sabtu (7/11) hingga Minggu (8/11).Hal ini untuk memberikan kesempatan lebih lama bagi pelamar.

“Waktunya pun tetap kami samakan dengan hari-hari kerja, yakni pukul 8.00 hingga 14.00 Wita.Ini untuk memberi kesempatan para pelamar bisa memanfaatkan lima hari yang diberikan panitia hingga 10 November mendatang,”ungkap panitia penerimaan CPNS Pemkab Gowa,Ibrahim,di tempat pendaftaran CPNS di SMK 2 Gowa,kemarin.

Pada hari pertama pendaftaran kemarin, ribuan pendaftar CPNS terlihat memadati semua loket penerimaan berkas yang mulai dibuka sejak pukul 08.00 Wita.Tidak hanya pelamar umum, beberapa warga yang sudah lama mengabdi sebagai guru honorer pun terlihat antre mendapatkan nomor tes untuk ujian pada Sabtu (12/12) mendatang. Faridah, 40, seorang pendaftar, mengatakan, penerimaan CPNS kali ini cukup mudah.
Pasalnya,sudah tidak ada persyaratan yang harus dipenuhi, seperti SKCK (surat keterangan catatan kepolisian) dan kartu kuning ataupun KTP (kartu tanda penduduk). Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Gowa Muliaty Hamka memperkirakan pendaftar tahun ini akan membeludak sama seperti tahun lalu yang mencapai 6.000 pelamar.

Diprediksi, pelamar tidak hanya datang dari Kabupaten Gowa saja,tapi juga akan banyak dari Kota Madya Makassar.“Mungkin jumlahnya tidak jauh berbeda dengan tahun lalu.Apalagi persyaratannya hanya ijazah dan foto.,”katanya. Pada hari pertama kemarin,pendaftar sudah mencapai 1.150 orang.

Mereka antara lain mendaftar sebagai tenaga kesehatan sebanyak 225 orang, guru (659 orang), dan tenaga teknis lainnya (265 orang). Sementara itu,di Maros,formasi tenaga guru menjadi pilihan favorit para pelamar. Pilihan selanjutnya adalah formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Kepala Bidang Perencanaan Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maros Muhammad Alwi mengungkapkan, dari tiga formasi tersebut, pelamar tenaga guru mencapai 251 orang.Pelamar terbanyak berasal dari kualifikasi S-1 PGSD atau D-2 PGSD dengan jumlah 151 orang. “Hari pertama ini memang calon pelamar banyak yang berminat pada formasi tenaga guru.

Namun, kami belum bisa memprediksi, apakah ini akan bertahan.Bisa jadi besok berubah pada formasi lainnya,” tutur Alwi ketika ditemui seusai merekapitalisasi formulir pendaftaran CPNS,kemarin. Penerimaan formasi tenaga guru, khususnya PGSD,selalu membeludak. Hal tersebut, lantaran jumlah sekolah dasar di Kabupaten Maros lebih banyak dibanding SMP maupunSMA.

“Calonpelamarmelihat peluang tersebut yang membuat mereka banyak memilih pendidikan guru sekolah dasar karena kuotanya juga tinggi,”jelasnya. Kepala BKD Maros Ibrahim Dahlan menuturkan, dari data BKD Maros,kuota S-1 PGSD dan D- 3 PGSD menempati urutan teratas dengan jumlah tenaga yang dibutuhkan sebanyak 27 orang. Selanjutnya kuota D-3 Keperawatan berada di urutan kedua dengan formasi tenaga yang dibutuhkan sebanyak 23 orang. (herni amir/najmi s limonu)


0 komentar: