Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
11/04/2009 12:59:00 PM

Sudah 75 Hektare Hutan Bawakaraeng Terbakar

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Kebakaran hutan di kawasan Gunung Bawakaraeng telah melahap sekitar 75 hektare hutan. Lus terbanyak berada di pos dua di Kampung Lembanna, Kelurahan Pattapang, Kecamatan Tinggimoncong sebanyak 50 hektare.
Sedangkan di pos satu sekitar 25 hektare telah terbakar. Dari kebakaran tersebut, puluhan ribu pohon penghijauan dari gerakan nasional rehabilitasi hutan dan lahan (GNRHL) jenis ekaliptus ikut terbakar.
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Gowa Djamaluddin Maknun mengatakan, hasil tersebut diperoleh setelah pihaknya selesai menginventarisir jumlah hutan yang terbakar.
Pascakebakaran di dua pos kaki gunung itu, 25 hektare tanaman ekaliptus di pos 1 merupakan tanaman penghijauan tahun 1999. Sedang di pos dua adalah tanaman penghijauan tahun 2005 berupa ekaliptus dan pinus.
Djamaluddin menuturkan, terkait maraknya kebakaran hutan itu, jajaran dinas kehutanan gencar melakukan sosialisasi dan pelarangan pengolahan hutan tanpa izin.
Terpisah, Ketua Pemerhati Pelayanan Publik Gowa (P3G) Muh Hatta mengatakan, harus diingat, bahwa kelestarian hutan di Gpwa sangat berdampak pada kelangsungan beberapa hulu sungai yang berdampak langung pada enam kabupaten di SulSel.
Sebab tidak hanya menjadi sumber mata air bagi Sungai Je'neberang ke Gowa, tapi juga menjamin kelangsungan aliran sungai Tangka ke Sinjai, sungai Tallo ke Maros, Sungai Karalloe ke Je'neponto, atau Sungai Pammukkulu ke Takalar.
Karena itu, Hatta merekomendasikan, adanya konsep penyelamatan hutan yang jelas dari pemerintah secara terpadu.(ute)


0 komentar: