Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/22/2009 08:41:00 AM

Besok, SPAS Jadi PAUD

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Sanggar Pendidikan Anak Saleh (SPAS) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Gowa sejak tahun 2006 lalu akan dialihfungsikan menjadi pendidikan anak usia dini (PAUD) dengan pola pembelajaran plus
Pencanangan SPAS menjadi PAUD akan dilakukan Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Departemen Pendidikan Nasional RI Hamid Muhammad di Gedung Haji Bate, Jl Tumanurung, Sungguminasa, Rabu (23/12) besok.
Kepala Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemudan (Dikorda) Kabupaten Gowa Idris Faisal Kadir mengatakan, pengalihan SPAS menjadi PAUD dilakukan karena setelah berlakunya pendidikan gratis, SPAS kini tidak optimal lagi.
"SPAS kita alihfungsikan jadi PAUD karena hampir sebagian besar murid SPAS sudah masuk sekolah formal setelah pendidikan gratis diberlakukan," jelas Idris di ruang kerjanya, Senin (21/12).
SPAS awalnya diperuntukkan bagi anak putus sekolah dan dari keluarga kurang mampu. Namun, adanya pendidikan gratis dan perda wajib belajar, maka tak ada lagi alasan bagi orangtua tidak menyekolahkan anaknya di sekolah formal.
SPAS akan menjadi PAUD atau setingkat taman kanak-kanak. Jumlah SPAS saat ini sebanyak 167 unit yang tersebar di 18 kecamatan di Gowa.
Pencanangan SPAS jadi PAUD ini juga dirangkai workshop tutor SPAS menjadi tutor PAUD. Pada workshop itu, tutor SPAS yang akan diikutkan sebanyak kurang lebih 800-an orang terdiri dari tiga tutor dari 167 SPAS atau 501 tutor ditambah pengelola desa dan kecamatan.(ute)


0 komentar: