Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/24/2010 07:20:00 PM

52 Hektare Sawah Dinyatakan Puso

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Dinas Pertanian Kabupaten Gowa melansir sedikitnya 52 hektare sawah dinyatakan positif puso atau gagal panen. Sebelumnya dikhawatirkan 505,10 haktera sawah terancam puso akibat banjir.
Sawah puso tersebut berada di Kecamatan Somba Opu 13 hektare, Pallangga lima hektare, delapan hektare di Barombong, 13,9 hektera di Bontonompo, dan 12,10 hektare di Kecamatan Bontomarannu.
"Kerugian pada benih ditaksir sekitar 1,3 ton untuk total yang puso. Sementara ratusan hektare sisa lainnya diperkirakan hanya sebagian kecil tanaman padinya yang tidak terselamatkan," ungkap Kepala Bidang Palawija dan Tanaman Pangan Dinas Pertanian Gowa Abdul Rauf kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (22/1).
Hingga saat ini, jelasnya, sebagian dari sawah-sawah itu masih tergenang air. Sehingga untuk dilakukan penanaman ulang, para petani harus menunggu surutnya air genang. Itu pun, petani harus menggunakan benih sendiri.
Bantuan benih padi, kata Rauf, sudah tidak bisa diberikan lagi. Bantuan benih hanya diulakukan pada awal musim tanam sesuai dengan penganggaran.
"Kita hanya imbau kepada para kacabdis pertanian di kecamatan-kecamatan untuk melakukan pemantauan kondisi terkini areal persawahan itu. Jika hanya sebagian kecil padinya mati maka akan menggunakan sistem sulam saja dengan mengganti yang mati itu," ungkapnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gowa, Mapparenta mengatakan, sebelum dinyatakan puso harus dipastikan dulu. Sebab padi akan dikatakan puso jika sudah mengalami kerusakan yang mencapai 80%.
"Ini saya kira tidak akan mempengaruhi produktifitas beras gowa karena hanya sebagian kecil dari 13.000 areal tanam padi kita," tandasnya.(ute)

sebaran sawah puso
- Kecamatan Somba Opu: 13 hektare
- Kecamatan Pallangga: Lima hektare
- Kecamatan Barombong: Delapan hektare
- Kecamatan Bontonompo: 13,9 hektera
- Kecamatan Bontomarannu: 12,10 hektare

Penambang Liar Dihentikan Paksa
SEMENTARA itu di Kecamatan Pallangga, aktivitas penambangan liar tambang galian golongan C di Desa Bontoramba dan Kampili akan dihentikan paksa menyusul timbulnya protes masyarakat melalui aksi demonstrasi.
Protes itu terkait karena penambangan pasir dengan sistem pompanisasi itu dampaknya mulai dirasakan masyarakat. Tidak hanya rawan menyebabkan longsor di sekitar areal penambangan tapi sejumlah bangunan juga sudah mulai retak karena tanah sekitarnya tergerus
termasuk masjid dan puskesmas terutama ruang UGD di Desa Kampili.
"Wajar saja dampaknya seperti ini karena menggunakan pompanisasi yang
menyedot hingga puluhan kilometer ke bawah tanah. Akibatnya daerah sekitar bukan lagi erosi tapi menjadi sangat rawan longsor besar," jelas Camat pallangga Andi Malik, kemarin.
Malik mengatakan, melanjutkan aspirasi masyarakat, pihaknya pun sudah melakukan pemantauan dan mengantongi nama-nama pelaku. Apalagi pihaknya menduga ada oknum tertentu yang mem-back-up para pelaku.(ute)



0 komentar: