Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/05/2010 07:00:00 AM

Dikorda GowaTahan Anggaran Rehab

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Rehabilitasi SDI Bungasunggu di Desa Batumalonro, Kecamatan Biringbulu terus menuai masalah. Dari sejumlah SD yang mendapatkan dana rehab dengan sumber dana DAK tahun 2009, sisa SDI Bungasunggu yang belum rampung 100 persen.
Akibat belum rampungnya pembangunan sekolah itu, anggaran untuk termin kedua dan ketiga sekolah tersebut ditahan sementara oleh dinas pendidikan pemuda dan olahraga (dikorda). Pembayaran akan dilakukan setelah sekolah rampung 10-0 persen.
Sesuai kontrak, sekolah itu seharusnya rampung sesuai kontrak per tanggal 31 Desember 2009 lalu. Kondisi bangunan SD tersebut, belum dipasangi kuda-kuda batu setinggi dua meter, atapnya juga belum dipasang meski rangkanya sudah ada.
Pekerjan lainnya yang belum kelar yakni plesteran dinding, pemasangan tegel bagian depan dan tegel lantai.
Kacabdis Dikpora Biringbulu, Arsyad Dg Tinggi menyayangkan ulah kepala SDI Bungasunggu yang tidak bertanggung jawab atas rehab DAK itu. Bahkan Arsyad meminta supaya Dikpora mengambil alih pekerjaan tersebut, agar cepat selesai sebab dari 10 DAK di Biringbulu hanya SDI Bungasunggu yang belum selesai.
Kadis Pendidikan Pemuda Olahraga Gowa, Idris Faisal Kadir didampingi Pimpinan Pelaksana Kegiatan (PPK) proyek DAK, Bachtiar, mengatakan, kepala SDI Bungasunggu sudah dipanggil kemarin dan berjanji akan menuntaskan hingga 100 persen.
"Karenanya untuk sementara termin dua dan ketiga pembangunan sekolah itu kami tahan karena belum rampung," jelas Idris.(ute)


0 komentar: