Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/08/2010 06:36:00 AM

Kajari Gowa Targetkan Tuntas Tahun Ini

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA (SI) – Kajari Sungguminasa Rudi Yulianto berjanji menuntaskan kasus korupsi yang sedang ditangani pihaknya pada 2010 ini.

Dia menegaskan,salah satu perkaradugaankasuskorupsiyangsaat ini sedang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungguminasa adalah kasus dugaan korupsi Jembatan Lampasa dengan kerugian negara mencapai Rp200 juta. Anggaran pembangunan berasal dari dana alokasi khusus (DAK) 2004.

Kasus tersebut ditangani sejak 2007 dan meningkat ke status penyidikan pada 2008 lalu.Sampai sekarang kasus yang diperkirakan merugikan negara senilai Rp200 juta tersebut masih menunggu dakwaan dari Kejaksaan Tinggi Sulsel.
“Tinggal tunggu dakwaan dari Kajati Sulsel lalu dilimpahkan ke pengadilan,” jelasnya di ruang kerjanya kemarin. Karena itu,dia membantah jika pihaknya tidak maksimal dalam pelayanan hukum di Kabupaten Gowa.Pernyataan ini diungkapkan Rudi menanggapi penilaian yang dikeluarkan Kejati Sulsel, yang menyebutkan jika Kejari Sungguminasa masuk dalam salah satu tiga kejaksaan terburuk di Sulsel karena tidak menangani tindak pidana korupsi selama 2009 lalu.

“Memang tidak ada kasus korupsi pada 2009 lalu, kami hanya menyelesaikan perkara korupsi yang lalu-lalu saja.Tapi tidak adanya kasus berarti penggunaan keuangan daerah sudah berjalan semestinya. Apalagi kami memang tidak menerima satu laporan pun. Masa harus dipaksakan ada,” ujar dia. Dia melanjutkan, selama ini Kejari Gowa sudah melakukan pelayanan hukum secara maksimal.

Untuk wilayah timur Indonesia, Kejari Gowa pernah melakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) mengenai penanganan sampah di Jepang. “Setahu saya, untuk wilayah timur Indonesia, baru Kejari Sungguminasa yang sampai ke Jepang untuk mengurusi kemakmuran orang Gowa dalam penanganan sampah,” jelasnya.

Selain itu,semua proses hukum di Kejari Sungguminasa juga berjalan baik.Tidak ada jaksa yang diperiksa karena melanggar hukum. Sementara semua pelayanan hukum, termasuk pengawasan aliran sesat juga berjalan dengan baik. “Kalau mengenai tidak ada kasus korupsi yang ditangani, bukankah pencegahan lebih baik daripada penindakan,”tandas Rudi. (herni amir)





0 komentar: