Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/04/2010 07:02:00 AM

Maddusila Optimistis Saingi Incumbent

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Bakal Calon Bupati Gowa Andi Maddusila Andi Idjo mengaku optimistis mampu memenangkan pertarungan melawan Bupati incumbent Ichsan Yasin Limpo di Pilkada Gowa Juni mendatang.
Optimisme itu diungkapkan kepada Tribun usai mendaftar di sekretariat Koalisi Bersama, Jl Balla Lompoa, Sungguminasa, akhir pekan lalu. Menurut mantan lawan berat Ichsan di Pilkada 2005 lalu ini, tidak ada jaminan incumbent bisa mutlak memenangkan pilkada.
"Kemenangan tidak ditentukan pada posisi incumbent seseorang. Tapi kemampuan memenangkan hati rakyat sebagai pemilih," jelas Maddusila.
Ia mengklaim yakin mendapatkan kendaraan untuk melaju di Pilkada Gowa. Maddusila mengklaim akan didukung Koalisi Bersama, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Demokrat.
Maddusila mengaku sudah mendaftar di Demokrat dan optimistis mendapat dukungan. Sementara untuk PKS, ia mengaku telah menjadi caleg di PKS, jadi berharap partai ini lebih mengutamakan mendukung kadernya.
Kalau partai-partai itu bertekad mengusung dirinya, maka saatnya menggalang kebersamaan untuk meraup kemenangan. Waktu Pilkada 2005 lalu, ungkap Maddusila, baik Ichsan maupun dirinya tidak ada yang meraih suara di atas 30 persen. Selisihnya pun tidak sampai 0,1 persen.
"Hanya dia (Ichsan) diuntungkan dengan belum keluarnya aturan tidak diselenggarakannya putaran kedua meskipun suara kandidat tidak ada di atas 30 persen," katanya.(ute)


0 komentar: