Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/18/2010 08:00:00 AM

Malaysia Berharap Impor Beras Dari Gowa

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia, Dato Sri Noh bin Haji Omar, mengatakan, pihaknya siap membangun kerjasama dengan Pemkab Gowa dalam bidang pertanian (beras, red) dan peternakan, walaupun itu diakui masih ada aturan-aturan yang menghambat terkait dengan izin ekspor. Namun demikian, aturan-aturan tersebut diharapkan bisa diperlonggar sehingga hasil bumi daerah ini bisa dinikmati masyarakat Malaysia.
‘’Kita tidak boleh melihat dari sisi dagang semata, tapi juga hubungan serumpun dengan ikatan sejarah yang sangat erat,’’ ujar Dato Sri Noh kepada wartawan, usai jamuan makan malam di Baruga TinggimaE rujab Bupati Gowa, H Ichsan YL, Sabtu (16/1) malam.
Kendala ekspor beras dan daging menurut Dato Sri Noh diketahui setelah pihaknya melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Indonesia di Jakarta, dengan alasan ekspor akan diperketat kalau kebutuhan dalam negeri belum mencukupi. Namun, untuk daerah Sulsel khususnya Gowa, pihaknya sudah menerima laporan kalau terjadi over stok. ‘’Saya dengar jumlahnya cukup besar,’’ jelasnya.
Apalagi Malaysia sangat membutuhkan beras di mana sekarang ini masih mengimpor beras dari Thailand dan Birma dalam jumlah besar. Dengan demikian, pangsa pasar beras yang dimaksud bisa diisi dari daerah ini.
Kedatangannya juga ke Gowa, lanjutnya sebagai tindak lanjut dari kunjungan Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Moch Najib Tun Abd Razak, tentang apa yang bisa dikerjasamakan dalam berbagai bidang, utamanya pertanian dan peternakan.
Kendati menghadapi masalah ekspor beras dan daging, Dato Sri Noh mengharapkan ada upaya-upaya yang bisa dilakukan oleh kedua pemerintah berupa regulasi atau policy dengan memperlonggar aturan itu, sehingga keuntungan bisa dinikmati masyarakat kedua belah pihak.
Sementara itu, Bupati Gowa H Ichsan YL menjelaskan, kunjungan tersebut bisa memberikan manfaat yang besar terhadap masyarakat Gowa mengingat beberapa hasil bumi bisa diekspor ke Malaysia. ‘’Mudah-mudahan kedatangan Mentan dan Industri Asas Tani Malaysia akan terbangun kerjasama yang lebih baik,’’ ujar bupati.
Sebelumnya, dihadapan Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Malaysia yang disertai sejumlah pejabat negeri Jiran itu, bupati juga memperkenalkan kondisi geografis dan potensi yang dimiliki Gowa yang bisa dikerjasamakan dengan Malaysia. Malah, sekarang ini pihaknya sedang mengembangkan pertanian berbasis IPAT BO yang telah diujicobakan pada 18 kecamatan. Sekadar diketahui, luas areal pertanaman padi di daerah ini 32.174 hektare.
Karena itu, lanjut mantan anggota DPRD Sulsel ini, kalau kerjasama ini bisa terbangun maka pihaknya bisa bekerjasama dengan Malaysia untuk melakukan pencetakan sawah baru dan pembinaan kepada kelompok-kelompok tani. (Sar)



0 komentar: