Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/09/2010 07:44:00 AM

Pemkab Minta Polisi Buka SDI Pandang-pandang

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM -- SDI Pandang-pandang yang terletak di Kel. Pandang-pandang, Kec. Somba Opu hingga kini masih saja disegel oknum yang mengaku sebagai pemilik lahan sekolah tersebut.
Penyegelan sekolah itu sudah terjadi tiga tahun lalu sejak 2006 dan kini sudah 2010 dan hampir memasuki empat tahun. Sekitar dua ratusan murid di SDI ini semakin berkurang lantaran banyak yang dipindahkan orangtuanya. Pasalnya, karena menumpang belajar di SMKT Somba Opu, maka murid-murid tersebut, terpaksa masuk sore.
Kepala SDI Somba Opu, Hj Syarifah Rahman, tidak bisa berbuat banyak kecuali berharap solusi dari Pemkab Gowa. ''Kami tidak tahu sampai kapan menumpang belajar seperti ini. Kami hanya menunggu keputusan dari Dinas Pendidikan,'' keluh Hasnah saat ditemui beberapa hari lalu.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Pemuda Olahraga (Dikpora) Gowa, H Idris Faisal Kadir yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/1) mengatakan, dalam menengahi masalah SDI Pandang-pandang, Pemkab terpaksa akan menyurat ke Polresta Gowa untuk meminta lembaga tersebut, melakukan pembukaan paksa terhadap penyegelan itu.
''Sesuai petunjuk Pak Bupati, kita akan membuat suratnya. Kalau sudah selesai kita akan serahkan ke Kapolresta. Hal ini kami lakukan karena penyegelan ini sudah berlarut-larut, padahal aktivitas belajar mengajar di sekolah itu harus berjalan lancar dan tidak mengorbankan murid dan para pengajarnya,'' terang Idris. (Sar)



0 komentar: