Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/12/2010 06:43:00 AM

Tegas dan Disiplin Beri SIM

Diposkan oleh tuGOWA

MENJADI Kepala Unit Regident Polresta Gowa bagi Iptu Budi Susilo bukan perkara mudah. Penerbitan surat izin mengemudi (SIM) menjadi salah satu tanggung jawab berat yang diembannya dalam melaksanakan rutinitas di Mapolresta Gowa.
Meningkatnya pemohon SIM sejak akhir tahun 2009 lalu hingga Januari, membuat Budi harus pandai memberikan jawaban bagi pemohon SIM yang belum layak. Terkadang, Budi harus memberikan penjelasan dan solusi bagi orang tua pemohon SIM yang belum cukup umur maupun tidak menggunakan identitas domisili di Kabupaten Gowa.
"Saya harus tegas dan disiplin dengan aturan. Bukannya kami tidak ingin membantu, tapi kalau itu melanggar aturan, kami hanya bisa memberikan saran terbaik bagi mereka," jelas Budi.
Beberapa kali, ungkapnya, ibu pemohom SIM bersikeras agar anaknya diberikan saja SIM untuk saat ini saja. Bahkan, ada yang membawa-bawa nama pejabat dan sebagainya.
"Namun, karena tidak memenuhi syarat administrasi dan melanggar aturan, terpaksa kami tegas menolak. Kita tidak ingin niat baik membantu malah berbuntut masalah belakangan," katanya.(ute)



0 komentar: