Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/09/2010 07:46:00 AM

Warga Barombong Tolak Paruru Dg Tau

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Kehebohan yang ditimbulkan Paruru Dg Tau (38) dengan ajaran yang dinamakan Hamba Allah ternyata mengusik warga Kecamatan Barombong. Warga Takalar ini bermukim di Dusun Manyoi, Desa Tamanyelleng, Kecamatan Barombong.
Akibat ajaran yang mendapat protes tersebut, membuat warga Kecamatan Barombong menolaknya. Puluhan perwakilan masyarakat Kecamatan Barombong telah menyampaikan penolakan Paruru Dg Tau ke DPRD Gowa, Kamis (7/1) sore.
Warga tersebut tidak hanya menolak Paruru di barombong, tapi juga meminta keluarganya untuk keluar dari Barombong.
Komisi I DPRD Gowa kemudian menindaklanjuti protes warga Barombong itu dengan mendatangi rumah Paruru, Jumat (8/1). Turut hadir pemerintah kecamatan, desa, serta Polsekta Barombong.
Di hadapan Sekretaris Komisi I, Muchlis Tangka Dg Naba, Paruru menjelaskan secara detil asal muasal aliran yang dipahaminya tersebut. Usai mendengar penjelasan Paruru, Muchlis menilai ajaran itu jelas diluar konteks ajaran Islam.
Pasalnya banyak hal yang bertentangan dengan ajaran Islam sendiri. Kendati didesak warga agar Paruru diusir dari wilayah itu, Muchlis mengaku akan menangani masalah ini secara bijak dengan meminta camat untuk menenangkan masyarakat setempat.
Bahkan pihak dewan akan meminta bantuan Departemen Agama Kabupaten Gowa untuk melakukan pembinaan terhadap Paruru. "Sebaiknya warga jangan mengusir karena dia (Paruru) adalah warga setempat yang butuh tempat tinggal," kata Muchlis.
Tidak Menyebarkan
Sementara itu Paruru mengaku tidak akan menyebarkan aliran kepercayaannya apalagi sampai saat ini belum ada pengikutnya, termasuk istrinya sekalipun.
Paruru berjanji akan bertobat jika sebentar malam untuk memperlihatkan bukti adanya cahaya yang menempatkan dia sebagai pembawa wahyu dari Allah.
"Saya mau perlihatkan bukti itu. Kalau cahaya tidak muncul, maka saya tobat," jelas Paruru kepada rombongan anggota dewan yang menemuinya di rumahnya.
Merebaknya ancaman pengusiran Paruru dan keluarganya dari Barombong, Polsek Barombong akan mengerahkan 31 personel guna pengamanan keluarga Paruru.
"Kami akan siagakan personel untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap Kepala Polsek Barombong, AKP Andi Rahmat, kemarin.(ute)


0 komentar: