Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/04/2010 06:43:00 AM

SD Tetebatu Dibobol Maling

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Sekolah Dasar Inpres (SDI) Tetebatu, Kelurahan Mangalli, Kecamatan Pallangga, dibobol maling, Rabu (3/2) dinihari. Aksi ini baru diketahui setelah bujang sekolah datang, pagi harinya.
"Aksi tersebut baru diketahui saat bujang sekolah Maudu (45) hendak membuka ruang kantor sekolah," ungkap salah seorang guru, Muhammad Basir (40), yang ditemui wartawan di tempat kejadian, kemarin.
Saat kantor dibuka, Maudu menemukan plafon kantor yang jebol dan barang-barang kantor berantakan. Selain itu, komputer layar datar yang ada di kantor itu juga sudah tidak ada.
''Saat mau buka ruang kantor ternyata, kunci pintunya sudah rusak. Tapi masih tetap terkunci, setelah masuk ke dalam, ternyata plafonnya sudah jebol,'' jelas Basir.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Pallangga, AKP Haryanto yang dikonfirmasi diruang kerjanya membenarkan adanya peristiwa itu. Dia memperkirakan, pencuri tersebut masuk ke kantor melalui plafon kantor itu. Setelah melakukan aksinya, dia kemudian kembali keluar melalui plafon itu.
"Sepertinya dia merusak plafon untuk masuk ke dalam kantor itu," jelasnya.
Haryanto menambahkan, aksi pencurian itu adalah aksi pertama kalinya sejak 2010. Setelah menerima laporan pencurian itu, polisi langsung olah TKP. Sementara, bujang sekolah, Maudu juga diperiksa polisi sebagai saksi. Belum ada keterangan lanjut tentang identitas pelaku pencurian itu.
"Untuk pengamanan, kita sudah siapkan personel untuk berjaga-jaga di wilayah itu," jelasnya.(ute)



0 komentar: