Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/16/2008 09:00:00 PM

Polda Sulsel Ambil Alih Kasus 3 WNA

Diposting oleh tuGOWA

MAKASSAR (SINDO) – Polda Sulselbar akan mengambil alih kasus penipuan yang dilakukan oleh tiga warga negara asing kendati Polresta Gowa melepaskannya karena tak cukup bukti.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Hery Subiansauri kepada wartawan kemarin mengatakan pihaknya tetap akan mengembangkan kasus ini dan kemungkinan tidak hanya dikembangkan di Kabupaten Gowa.Pasalnya,kata Hery,ketiganya diduga telah melakukan aksi penipuan di sejumlah kabupaten di Sulsel.

“Kami menduga ketiganya merupakan jaringan sindikat, di mana motif penipuannya masih kita dalami hingga sekarang. Kemungkinan kasus ini akan diambil alih Polda karena kami masih melakukan pengejaran terhadap orang yang diduga komplotannya,” paparnya saat ditemui di sela-sela coffee morning di Hotel Clarion Makassar.
Mantan Kapolres Subang ini menambahkan, jika memang terbukti melakukan tindak pidana maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Indonesia. “Kemungkinan tidak akan dideportasi karena masih diselidiki mengenai tujuan dan pasportnya akan dicek tentang kedatangannya ke Makassar,” tambahnya kepada wartawan.

Sementara itu karena tidak cukup bukti,Polresta Gowa akhirnya melepas tiga warga negara asing (WNA) berkebangsaan Turki dan Iran yang sebelumnya diduga terlibat kasus penipuan. Kapolresta Gowa AKBP Raden Purwadi mengatakan, pihaknya hanya mengamankan 1 x 24 jam. Itupun dilakukan untuk proses penyelidikan.

“Karena belum cukup bukti kita lepas. Kalau ditahan lebih lama kita bisa saja di praperadilankan,” ungkap Purwadi di ruang kerjanya kemarin. Meskipun terdapat korban yang melapor, kata dia, hanya sayang tidak saksi yang melihat kejadian tersebut yang dapat menguatkan laporan korban.

Selain itu uang yang dimaksud sebagai hasil penipuan tidak ditemukan. Apalagi ketiga WNA tersebut juga tidak memberikan pengakuan tentang dugaan yang disangkakan kepadanya. Seperti diberitakan, ketiga WNA masing-masing Mehmet Akduman, 27, dan Mehmet Bozkaya, 25, berkebangsaan Turki.

Sementara seorang lagi bernama Ehsan Sif, 33,WNA dari Khorram Abad, Iran diciduk petugas Polresta Maros di Jalan Perintis Kemerdekaan, perbatasan Makassar- Maros, Sabtu (13/12) malam lalu sekitar pukul 20.00 Wita. Mereka diduga melakukan tindak penipuan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Makassar dan Gowa dengan cara menghipnotis korban yakni menjentikkan jari di depan mata korban.

Akhirnya tanpa sadar korban membiarkan saja ketiganya mengambil uang dari laci. Dari aksinya itu, ketiganya diduga berhasil membawa kabur jutaan rupiah. (wahyudi/herni amir/seputar-indonesia.com)

1 komentar:

Indriaty Manirjo mengatakan...

Syukur kepada Allah yang maha kuasa untuk memberi saya kesempatan ini untuk berbagi kesaksian saya, saya Mrs. Indriaty Manirjo, yang Anda cari pinjaman? Saya ingin membawa ini ke semua pemberitahuan pinjaman untuk berhati-hati, karena begitu banyak perusahaan pinjaman palsu di internet. Saya telah menjadi korban dari sebuah perusahaan pinjaman palsu 4, saya kehilangan begitu banyak uang karena saya mencari pinjaman dari perusahaan pinjaman palsu yang saya kemudian mengetahui mereka adalah scam. Pada proses yang saya ditangkap oleh orang-orang yang saya berhutang kepada karena saya tidak bisa bertemu untuk kali saya berjanji untuk membayar dan saya ditangkap. Aku baru saja keluar dari penjara, ketika saya bertemu dengan seorang teman yang intoroduce saya untuk pemberi pinjaman kredit karena dia meyakinkan saya bahwa dia mendapat yang pinjaman dari dia yang MAGRETSPENCERLOANCOMPANY, jadi saya tidak punya pilihan untuk memberikan cobaan karena saya harus bertemu dengan standar hidup dan membayar utang saya dan memulai bisnis baru. Jadi saya mendapat pinjaman saya dari MAGRETSPENCERLOANCOMPANY tanpa stres, itulah alasan saya memutuskan untuk membagikan kesaksian saya kepada orang-orang yang membutuhkan pinjaman, sehingga mereka tidak akan jatuh di tangan pemberi pinjaman kredit palsu. Jika Anda membutuhkan pinjaman Anda lebih baik kontak MAGRETSPENCERLOANCOMPANY. menghubungi mereka melalui email:. magretspencerloancompany@gmail.com,.
Anda masih bisa menghubungi saya melalui email saya untuk informasi lebih lanjut tentang indriatymanirjo010@gmail.com. Tuhan membantu Anda dan sangat berhati-hati.