Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/12/2009 02:14:00 PM

2009 Target PAD Rp32 M

Diposting oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA----------- Untuk tahun 2009, pemerintah Kab. Gowa menargetkan PAD sebesar Rp32 miliar. Besaran tersebut, mengalami kenaikan sebesar 1,2% dari target 2008 Rp31.875.403.248. Sementara itu, PBB, ditargetkan Rp5 miliar dari sebelumnya hanya Rp 4,350 miliar.

Hal ini disampaikan Kadispenda Gowa, Drs H Haruna Rahim MM, saat ditemui di kantornya, Senin 12 Januari. Kendati diakuinya belum ada target pasti untuk tahun anggaran 2009 ini, namun pihaknya terus berusaha untuk bisa memenuhi target tersebut.

Satu kebanggaan kata Haruna, karena selama empat tahun berturut-turut (2005-2008), Pemerintah Kab. Gowa berhasil mempersandingkan PBB dengan PAD. Untuk realisasi PBB, BPHTB dan PPh sampai pada minggu kelima V Desember 2008 lalu mencapai 107,14 persen atau secara rinci, target SKB Rp 4.350.000.000 terealisasi Rp 4.660.470.709. Sedang PAD dengan target Rp 31.875.403.248 berhasil merealisasi Rp 32.125.783.856 atau 100,79 persen.

Keberhasilan empat tahun mempersandingkan PBB dengan PAD itu, lanjutnya, membuat pemerintah pusat melalui Depkeu telah banyak memberikan kontribusi kenaikan DAK dan bagi hasil pajak. Sebagai gambaran, tahun 2008 pajak pertambangan migas dibagihasilkan Rp26 miliar, dan tahun ini untuk Gowa dinaikkan jadi Rp30 miliar.

Sama halnya dengan insentif PBB, menurut Haruna Rahim, dari 2008 sebesar Rp2,5 miliar, 2009 naik jadi Rp3,7 miliar. "Itu kontribusi sebagai penghargaan dari pusat. Kiat-kiat kami sekarang berdasar dari pendataan Nilai Jual Objek Tanah (NJOP) baik dalam kota maupun dataran tinggi, sehingga potensi untuk mencapai Rp5 miliar (PBB) sangat memungkinkan,’’ ujarnya.
Salah satu contoh, bebernya, pendataan ruko dan rumah mewah yang tadinya tanah kosong dibanguni rumah membuat NJOP-nya mengalami kenaikan yang cukup siqnifikan.

Agar pencapaian PBB ini terus meningkat, menurut Haruna, Pemkab tetap memperhatikan dengan memberikan kolektor penghargaan di 2009 untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Leibih jauh dikatakannya, kalau 2008 sebanyak 14 kecamatan memperoleh hadiah motor operasionao sebanyak empat unit, baik itu lurah/kades berprestasi, maka tahun ini diharapkan jumlahnya mengalami peningkatan.

Haruna juga menambahkan, salah satu faktor terealisasinya PBB karena wajib pajak diberi juga penghargaan sebagai motivasi melalui pengundian SPPT di BRI. "Kita sudah berlakukan itu sejak 2007 dan hasilnya cukup bagus," kata Haruna. (arifuddin@fajar.co.id, arif.saeni@gmail.com)

0 komentar: