Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/05/2009 09:34:00 PM

Kainfokom: Gowa Belum Siaga Satu

Diposting oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Kepala Kantor Informasi dan Komunikasi (Kainfokom) Kabupaten Gowa, Zainuddin Kaiyum, menegaskan saat ini Kabupaten Gowa belum berstatus siaga satu. Gowa masih tahap mewaspadai terjadinya bencana.

Penetapan status siaga satu hanya bisa dilakukan setelah mendapat pernyataan resmi dari Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) dan data-data teknis tentang kondisi alam di Butta Bersejarah ini. Pernyataan itu disampaikan secara tertulis kepada pemerintah setempat.

"Yang namanya siaga satu setelah terjadi bencana besar atau ada kondisi tertentu yang sudah sangat serius," ungkap Zainuddin di ruang kerjanya, Senin (5/1).

Hal ini dikemukakan Zainuddin meluruskan pernyataan Kepala Dinas Prasarana Wilayah Kabupaten Gowa Muh Amin Yakub, pekan lalu. Saat itu, Amin mengungkapkan kondisi longsor yang terjadi belakang ini membuat posko siaga diaktifkan 24 jam dalam status siaga satu.

Zainuddin meluruskan, yang bisa menetapkan siaga satu hanya bupati. Namun, sebelumnya, ia telah menerima surat dari BMG tentang keadaan alam di daerah ini. Setelah itu bupati melakukan rapat dengan muspida.

"Kemudian meminta persetujuan DPRD untuk menetapkan status siaga satu," jelasnya.
Waspada

Dikonfirmasi terpisah oleh wartawan per telepon sebelumnya, Kepala Divisi Data dan Informasi BMG Bandara Sultan Hasanuddin, Hanafi Hamzah, mengatakan, curah hujan tertinggi diperkirakan mencapai puncak pada Januari-Februari dengan akumulasi sebulan 700 mm.

Hujan deras akan disertai dengan tiupan angin kencang yang bisa menyebabkan putting beliung. Menurutnya, Gowa memiliki spesifikasi tanah yang tidak rata. Terdiri atas perbukitan dan dataran rendah, sehingga sangat rentan terjadinya putting beliung.

Hanya belum bisa diperkirakan kapan terjadinya. "Semua tergantung kondisi cuaca sehingga masyarakat diimbau waspada setiap saat," jelas Hanafi.

Bencana lain yang harus diwaspadai adalah tanah longsor dan banjir. Tingginya curah hujan memacu terjadinya perubahan pori-pori tanah hingga pada titik jenuh, labil, dan akhirnya merembes membentuk longsoran di areal perbukitan.(ute/tribun-timur.com)

0 komentar: