Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/08/2009 10:08:00 PM

Pusar Angin Rusak 9 Rumah di Biringbulu

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Angin kencang yang bertiup sejak Kamis (5/2) malam hingga Jumat dinihari membuat 9 unit rumah warga di Dusun Pangngampusan, Desa Taring, Kec. Biringbulu, Gowa, rusak berantakan. Terjangan angin berbentuk pusaran itu sangat menakutkan warga sehingga mereka berhamburan keluar rumah. Takut tertimpa runtuhan rangka atap rumah mereka.

Seluruh atap kesembilan rumah tersebut, diporanda angin bahkan ada yang diterbangkan lalu dihempaskan jauh dari badan rumah. Dg Saheng (45), salah seorang warga korban pusar angin sangat sedih melihat atap seng rumahnya sebagian sudah melayang jauh. Kendati tidak ada korban jiwa, namun warga tetap menderita kerugian besar disebabkan kerusakan harta benda.

Menurut Syamsuddin Dg Tompo (35), warga Taring mengatakan, sejak cuaca buruk beberapa pekan ini, masih banyak warga dari dua dusun yakni Pangngampusan dan Bontomanai hingga kini belum pulang dari tempat pengungsiannya karena masih trauma dan khawatir terjadi bencana lagi setelah longsor melanda. Dan kali ini kekhawatiran itu terbukti, namun berupa angin kencang. Ketakutan warga Taring makin tinggi karena ada satu perkampungan yang tanahnya mulai retak.

Camat Biringbulu, Dra Kamsina MM yang dikonfirmasi Sabtu (7/2) siang mengatakan, rata-rata yang rusak adalah bagian rangka serta atap rumah yang berhamburan.

"Kami telah melakukan pendataan sementara terhadap segala kerusakan yang menimpa 9 rumah warga tersebut, yang langsung kami laporkan ke Bupati termasuk ke Dinas Sosial," kata Kamsina.

Terkait adanya perkampungan retak tanahnya, menurut Kamsina pihaknya menunggu hasil pantauan dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Makassar untuk memastikan kondisi wilayah perkampungan tersebut, maupun keseluruhan Biringbulu.

Kamsina mengatakan, kencangnya angin sempat dirasakannya saat sedang berada di lokasi memantau kondisi begitu mendapat laporan dari warganya. "Tiupannya keras dan berputar-putar, suara angin pun menakutkan," tambah Camat seraya mengatakan belum bisa mereka-reka berapa kerugian yang dialami para korban.

Warga Pangngampusan lainnya yang rumahnya rusak yakni Dg Mina, Dg Tompo, H Tuman, Baharin, Yarasa, Sanin, Ramakka, dan Paca.(Saribulan/beritakotamakassar.com)


0 komentar: