SUNGGUMINASA (SINDO)-Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Wakil Bupati Gowa, Abdul Razak Bajidu, terkait laporan hasil kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).
Pemeriksaan berlangsung selama lima jam di ruang kerja Bupati Gowa kemarin oleh dua orang anggota KPK yang tiba pukul 13.44 Wita. Tak banyak informasi yang bisa diperoleh dari tim pemeriksa ini.
Saat tiba, kedua anggota KPK tanpa banyak bicara langsung menuju ruang kerja Bupati. Begitupula ketika menuju ruangan Sekda untuk melakukan print out Berita Acara Pemeriksaan.
Bahkan setelah pemeriksaan selesai, keduanya melangkah tergesa menuju mobil di halaman Bupati. "Pemeriksaannya sama seperti yang di Gubernuran,"singkat Agus Munandar salah seorang anggota KPK.
Sebelum ke Wabup, di hari yang sama pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Kajari Sungguminasa, Agus Yulianto. Sementara sehari sebelumnya, KPK juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala BPN Gowa Supratman dan Ketua PN Gowa A Isna Renishwari.
Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo Dikonfirmasi setelah pemeriksaan Wabup GowaAbdul Razak Bajidu mengatakan, ini hanya klarifikasi data kekayaan. "Data yang kita masukkan tahun 2005 sampai Desember 2008. Tahun 2005 sekitar Rp294 juta. Sekarang sekitar Rp 500 juta," ungkap Abdul Razak.
Hal senada juga dilontarkan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo. "Waktu menjadi calon Bupati itu kan ada penyampaian kekayaan, sekarang klarifikasi. Tapi baru Pak Wabup, kalau saya klarifikasinya Sabtu," ungkap Ichsan.
Hanya saja menurutnya, dalam kurun waktu empat tahun itu, pasti terjadi peningkatan kekayaan karena meningkatnya nilai jual objek pajak (NJOP).(herni amir/seputar-indonesia.com)
Poin Klasemen Sementara MotoGP 2026: Marc Marquez Posisi 4, 24 Angka Menuju
Kudeta Marco Bezzecchi
-
Marc Marquez bisa kudeta Marco Bezzecchi dari puncak klasemen MotoGP 2026
besok malam karena hanya terpaut 24 poin.
32 menit yang lalu







0 komentar:
Posting Komentar