Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
7/23/2009 08:21:00 AM

Warga Pattallassang Bunuh Diri

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Hamidah Dg Nining (40), warga Dusun Tasilli, Desa Pattalassang, Kecamatan Pattalassang, Gowa, ditemukan tewas akibat menenggak racun pestisida di samping rumah kakaknya, sekitar 50 meter dari rumahnya, Selasa (21/7) sekitar pukul 20.00 wita.

Hamidah diduga nekad mengakhiri hidupnya lantara mengetahui suaminya, Hasanuddin, telah menikah lagi. Apalagi, ibu tiga anak ini terkendala ekonomi dan tulang punggung untuk kehidupan anak-anaknya.
Salah seorang warga setempat, Dg Bollo, Hasanuddin sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan. Kabarnya, Hasanuddin setiap pulang ke rumah malah meminta uang kepada istrinya. Diduga uang itu untuk menghidupi istri barunya.
Kalau begini siapa yang tidak stress," jelas Dg Bol
Tenggak PestisidaSebelum bunuh diri, korban beberapa kali menceritakan nasibnya kepada keponakannya, Salma. Salma berusaha mengingatkan bahwa ketiga anaknya masih kecil-kecil. Rupanya itu tak diindahkan. Korban lalu menenggak pestisida yang tergantung di dinding rumah. "Karena lampu agak gelap saya tidak melihat. Lima menit kemudian korban yang tadinya cerewet tiba-tiba diam. Saya cari dengan lampu HP dan mendapati dia sudah tergeletak," ungkap Salma.Salma pun berteriak. Akhirnya Dg Tutu dan warga lainnya berdatangan sambil membawa air kelapa. Sayangnya korban tak bereaksi lagi hingga dibawa ke puskesmas.Kepala Polsek Bontomarannu AKP M Sahib yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian itu."Diduga alasan ekonomi, kisruh rumah tangga sehingga korban stress. Korban sudah dimakamkan setelah semua pihak mengakui bencana yang terjadi bukan kesengajaan," ujarnya.(ute)



0 komentar: