Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
7/22/2009 07:49:00 AM

Polisi gerebek Pusat Judi Sabung Ayam

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Gowa menggerebek lokasi yang disinyalir pusat perjudian sabung ayam di Dusun Taipakodong, Desa Rappoala, Kecamatan Tompobulu, akhir pekan lalu.

Lokasi yang berada di kaki lereng Gunung Lompobattang itu menjadi pusat judi sabung ayam warga dari lima kabupaten, yakni Gowa, Sinjai, Bantaeng, Bulukumba, dan Jeneponto.
Kepala Polresta Gowa AKBP Rudi Hananto mengatakan, dari laporan jajaran intel, judi sabung ayam tersebut digelar setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Dalam penggerebekan itu, sekitar 50 orang berhasil diamankan dan selebihnya berhasil kabur.
Penggerebekan yang dipimpin Kabag Ops Kompol Arfah Parappe beranggotakan 90 personel. Rudi mengungkapkan, selain membekuk pelaku lainnya, aparat menyita tiga ekor ayam, ratusan ribu uang tunai, dan 15 unit motor.
"Terhadap ketiga tersangka diancam hukuman lima tahun penjara karena perbuatannya diduga melanggar pasal 303 KUHP dengan ancaman di atas lima tahun penjara," jelasnya.
Rudi menambahkan, hasil pengembangan Polresta Gowa, rutinnya pelaksanaan sabung ayam karena ada indikasi kuat di back-up oleh kepala desa.(ute)




0 komentar: