Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/25/2009 09:49:00 AM

Disperindag Sulit Tarik Gula Rafinasi

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gowa mengaku kesulitan menarik peredaran gula rafinasi di daerah ini. Gula yang diperuntukkan khusus industri tersebut kini menguasai pasaran di Sungguminasa dan sekitarnya.
Hampir seluruh pedagang di Pasar Sentral Sungguminasa dan Pasar Minasamaupa menjual gula rafinasi tersebut secara bebas. Harganya juga mulai mahal yang awalnya Rp 9.000 per kilogram (kg) menjadi Rp 10 ribu per kg.
Gula tersebut jika masih dalam kemasan karung 50 kg masih mudah dikenali. Pada karung tertulis tertera tulisan gula rafinasi dengan jelasn. kemudian di bagian bawah terdapat tulisan untuk konsumsi industri dan dipasarkan PT Makassar Tene.
Pedagang yang dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui apa itu gula rafinasi. Mereka hanya menjual gula yang diberikan distributor. Gula rafinasi ini berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi langsung. Gula ini mengandung fermentasi yang di antaranya bisa menyebabkan penyakit gula.
Kepala Disperindag Gowa Abd Kahar Atjo mengaku tetap public warning dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Makassar. Jika BPOM tidak mengeluarkan public warning, maka pihaknya sulit melakukan tindakan tegas karena tidak memiliki dasar.
"Kami kesulitan. Setelah dikomunikasikan, BPOM tidak memberi alasan jelas kenapa public warning itu tidak dikeluarkan kalau memang gula rafinasi tersebut berbahaya dikonsumsi secara langsung," jelas Kahar, kemarin.
Namun, Kahar berjanji akan mengeluarkan surat edaran berisi imbauan agar masyarakat lebih waspada agar tidak mengonsumsi langsung gula rafinasio. Warga diminta tidak membeli gula rafinasi jika tidak digunakan untuk industri.
Sesuai Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Memperindag) nomor 527/MPP/Kep./IX/2004 dan surat Menteri Perdagangan nomor 57 tertanggal 2 April 2008, gula rafinasi tidak untuk dipasarkan secara umum.(ute)

tentang gula rafinasi
- Kata rafinasi diambil dari kata refinery artinya menyuling, menyaring, membersihkan. Jadi bisa dikatakan bahwa gula rafinasi adalah gula yang mempunyai kualitas kemurnian yang tinggi
- Gula ini dikhususkan untuk konsumsi industri
- Ada pendapat menyatakan konsumsi langsung gula rafinasi berbahaya karena mengandung fermentasi yang di antaranya bisa menyebabkan penyakit gula

Wabup: Konsumsi Gula Lokal
WAKIL Bupati Gowa Abdul Razak Bajidu yang dikonfirmasi mengenai maraknya gula rafinasi di pasaran di Sungguminasa berjanji akan meminta Disperindag Gowa berkoordinasi dengan Disperindag Propinsi Sulsel.
"Kami akan minta agar peredaran gula rafinasi oleh PT Makassar Tene tidak beredar luas di Gowa. kami juga minta sebaiknya masyarakat menggunakan gula lokal saja, khususnya di bulan Ramadan," katanya, Senin (24/8).(ute)



0 komentar: