Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/22/2009 01:54:00 PM

Periksa Riwayat Tanah di Gowa, Cukup Klik

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Sebuah terobosan di bidang pertanahan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gowa. Riwayat seluruh tanah di Gowa dapat diketahui cukup dengan mengklik di komputer.


Mulai dari informasi alas hak tanah, transaksi perpindahan tangan, pemilik, hingga informasi lain tersedia dalam sistem komputerisasi kantor pertanahan (KKP) yang diterapkan di Butta Bersejarah ini.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meluncurkan sistem KKP tersebut di kantor BPN Gowa, Jl Andi Mallombasang, Sungguminasa, Jumat (21/8). Dalam sambutannya, Syahrul memuji program Pemkab Gowa.
"Kalau ada sertifikat, itu berarti uang bagi rakyat. Sebab bisa dijadikan jaminan di bank untuk mengambil modal usaha," kata Syahrul.
Sementara itu, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo dalam sambutannya mengatakan, selaian bantuan sistem KKP tersebut, Pemkab Gowa juga telah membantu alat ukur dengan satelit. Alat tersebut untuk memudahkan dalam menginventarisasi lahan.
"Jika alat manual dalam satu bulan hanya 100 petak, maka dengan alat tersebut bisa sampai 1.000 petak. Kita mengharapkan secepatnya masyararat mendapatkan pelayanan dan kepastian hukum soal tanah sehingga konflik bidang pertanahan bisa diminimalisir," jelasnya.
Kepala BPN Gowa Supratman mengatakan, sistem KKP tersebut bantuan APBD Gowa senilai kurang lebih Rp 300 juta. Sistem ini menggunakan aplikasi LOC 2 B yang mampu memberikan pelayanan managemen dokumen, display, sms, aplikasi sengketa, konflik dan perkara, pemetaan, serta foto.(ute)



0 komentar: