Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/22/2009 08:42:00 AM

Pemkab Akhirnya Serahkan RAPBD 2010

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Setelah melalui pembahasan panjang di eksekutif, Pemerintah Kabupaten Gowa akhirnya menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) pokok 2010 ke DPRD Gowa, Senin (21/12).
Penyerahan nota keuangan dan RAPBD 2010 dilakukan langsung Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo dan diterima Ketua DPRD Gowa Ansar Usman. RAPBD tersebut diharapkan dibahas dan tuntas sebelum pergantian tahun 2009 ke 2010.
Sidang paripurna penyerahan nota keuangan dan RAPBD 2010 dipimpin Wakil Ketua DPRD Rahman Syah dan dihadiri semua anggota DPRD Gowa serta pimpinan SPKD dan muspida.
Pada pidato pengantar penyerahan nota keuangan dan RAPBD 2010, Bupati Ichsan menjelaskan rencana pendapatan asli daerah sebesar Rp 31,125 miliar atau 3,49 persen dari total pendapatan daerah.
Meliputi pajak daerah sebesar Rp 8,146 miliar, retribusi daerah Rp 17,508 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 2,693 miliar, dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 2,776 miliar.
Sementara dana perimbangan mencapai Rp 516,283 miliar atau 0,29 persen dari total pendapatan daerah. Meliputi bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak sebesar Rp 26,709 miliar, DAU Rp 431,084 miliar, dan DAK Rp 58,489 miliar.
Sedang lain-lain pendapatan yang sah mencapai Rp 44,369 miliar atau 24,94 persen dari total pendapatan daerah. Meliputi dana hibah Rp 12,5 miliar, dana bagi hasil pajak dari pemerintah provinsi sebesar Rp 13,239 miliar, bantuan keuangan dari provinsi/pemerintah daerah lainnya sebesar Rp 18,630 miliar.
Menurut Ichsan, permasalahan utama belanja daerah pada tahun anggaran 2010 ini adalah tingginya penyerapan anggaran pada belanja pegawai terutama gaji PNS meningkat sebesar Rp 9,248 miliar dan pilkada serta peningkatan DAU sebesar Rp 11,776 miliar.
Sedangkan pendapatan direncanakan mencapai Rp 591,779 miliar. Sementara jumlah belanja Rp 654,656 miliar sehingga defisit pendapatan sebesar Rp 62,877 miliar. Untuk penerimaan pembiayaan mencapai Rp 66,538 miliar dan pengeluaran Rp 3,701 miliar sehingga surplus pembiayaan mencapai Rp 62,877 miliar.(ute)


0 komentar: