Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
3/26/2010 06:29:00 AM

54 Siswa SMK Taruna Nusantara Terancam

Diposkan oleh tuGOWA

Sungguminasa, Tribun - Sebanyak 54 orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna Nusantara (Tanus) Kabupaten Gowa terancam gagal mengikuti ujian nasional (UN) tahun ini. Hingga hari terakhir UN, Jumat (26/3) hari ini, siswa tersebut masih berlayar.


Siswa tersebut dikabarkan mengikuti praktek kerja industri perkapalan selama kurang lebih enam bulan dengan rute perjalanan luar negeri. Akibatnya, dari 80 siswa kelas tiga di SMK itu, hanya 26 yang ikut UN.
Pihak pengelola sekolah swasta ini pun tidak bisa berbuat banyak lantaran para siswanya yang dominan laki-laki itu masih berada di tengah lautan. Praktek kerja industri yang diikuti para siswa kelas tiga ini sangat disayangkan pihak Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda (Dikorda) Kabupaten Gowa.
Kepala Dinas Dikorda Gowa Idris Faisal Kadir didampingi Wakil Ketua Panitia UN Gowa Syamsuddin mengatakan, seharusnya kegiatan praktek kerja industri itu dilakukan bagi siswa kelas dua.
"Praktek kerja industri perkapalan dengan cara berlayar itu harusnya diikuti siswa ketika masih kelas dua, sehingga tidak mengganggu kesempatan untuk mengikuti ujian nasional. Kami sarankan agar para siswa tersebut dapat mengikuti ujian susulan," jelas Idris di ruang kerjanya, Kamis (25/3).

Dijelaskan, UN susulan dijadwalkan berlangsung tanggal 29 Maret hingga 9 April mendatang. Tidak mungkin ikutkan ujian ulangan jika tidak pernah ikut UN.
"Kalau sampai batas ujian susulan itu, mereka belum kembali juga, maka terpaksa mereka hanya bisa diikutkan UN tahun depan. Kami sudah minta kepala sekolahnya untuk mendesak para siswanya tersebut agar balik sekarang, namun kepala sekolahnya, Abd Rahman, mengaku sulit menghubungi lantaran mereka masih berada di lautan," terang Syamsuddin.
Khusus 26 siswa SMK Taruna Nusantara yang mengikuti UN umumnya didominasi siswa perempuan. Mereka telah menyelesaikan tugas praktek kerja industrinya sebelum UN dilaksanakan. Rutenya pelayaran mereka hanya dalam negeri saja.(ute)



0 komentar: