Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
3/26/2010 05:54:00 AM

Polisi Belum Identifikasi Pelaku

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Pihak Kepolisan Sektor Kota (Polsekta) Bajeng, Gowa telah berhasil melacak status korban Lany Gozal (38) yang ditemukan tewas bersimbah darah di tepi sawah di wilayah Desa Pannyangkalang, Kec. Bajeng, Rabu (23/3) pagi lalu.
Seperti dikatakan Kanit Reskrim Polsekta Bajeng, Aiptu Nur Badri, Kamis (24/3) kemarin via ponselnya, identitas korban selain KTP yang dimiliki yang ditemukan dalam dompetnya, adalah seorang karyawati sebuah toko buah 'JR' yang berlokasi di Jl Sulawesi, Makassar.
Oleh pemilik toko tersebut, kata Nur Badri, diketahui korban Lany meninggalkan toko pada malam hari sebelum kejadian, dengan membawa helm sementara korban sendiri tidak menggunakan motor. Namun tidak diketahui siapa yang jemput korban malam itu.
''Kami juga sudah lacak semua nomor masuk dan keluar dari ponsel milik korban. Korban memang dibunuh dan motif sementara diduga karena perselingkuhan apalagi tidak terlihat tanda-tanda perampokan atau lainnya sebab semua barang milik korban seperti emas, HP, dompet dan uang tetap utuh,'' jelas Kanit Reskrim Bajeng sembari mengatakan hingga kini pelaku belum bisa diidentifikasi. Namun pihaknya akan terus melakukan penyidikan terhadap kasus pembunuhan tersebut. (Sar)



0 komentar: