Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
7/05/2010 11:07:00 AM

2 Siswa Palsukan Nilai

Diposkan oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA, TRIBUN-TIMUR.COM -- Panitia penerimaan siswa baru (PSB) SMK Negeri 1 Pallangga Kabupaten Gowa menemukan dua calon siswa baru yang terindikasi memalsukan daftar nilai surat keterangan hasil ujian (SKHU)

Masing-masing Er asal SMPN 5 Pallangga dan Am dari SMPN 1 Pattallassang. Setelah berhasil dibuktikan pemalsuan nilai tersebut sebelum tes tulis dan bakat, keduanya akhirnya digugurkan oleh panitia PSB.

Kepala SMKN 1 Pallangga Abdul Rahim mengatakan, temuan itu diperoleh setelah berkas keduanya diperiksa panitia dan terlihat dari daftar nilai yang sudah diubah. Panitia yang sudah curiga kemudian memintai kembali fotokopi nilai saat pengembalian formulir.

Dari situ keduanya terbukti mengubah nilai fotokopi dengan tinta yang sama. Setelah nilainya berubah yang mencapai angka 20 lebih, lembaran nilai yang sudah diubah lalu difotokopi ulang untuk mengelabui panitia.

"Keduanya memang telah memalsukan sendiri nilainya. Hal itu diakui sendiri oleh kedua calon siswa baru tersebut dihadapan guru bimbingan dan penyuluhan (BP) SMKN 1 Pallangga," ungkap Rahim.

Dari interogasi yang dilakukan panitia PSB, pemalsuan nilai tersebut dilakukan untuk mendapatkan formulir dan nomor tes mengaji.

Meski demikian, kasus ini sengaja tidak dilaporkan ke kepolisian untuk memberi kesempatan kepada orangtua masing-masing agar membimbing dan mencarikan sekolah lain yang standar nilainya lebih rendah dari yang dipersyaratkan di SMKN 1 Palllanga.

Agar kasus ini tidak terjadi di sekolah lain, kata Rahim, tetap dilaporkan ke Dinas Pendidikan Olahraga dan Pemuda (Dikorda) Gowa untuk memberikan warning kepada sekolah lain agar tetap menyeleksi berkas bagi calon siswa baru secara ketat.

Termasuk, memeriksa berkas dengan teliti terutama fotokopi nilai yang tidak disahkan oleh pihak sekolah. Pada SMKN 1 Pallangga tercatat hampir 1.000 calon siswa baru yang mengambil formulir sekaligus mengikuti tes tertulis.

Sementara yang akan diterima hanya 250 orang dari lima progam studi yang ada masing-masing teknologi komputer, persiapan grafika, desain, elektronika dan listrik.(ute/tribun-timur.com)



0 komentar: