Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/14/2010 12:40:00 PM

Bus Sekolah DishubKOMINFO Dibakar

Diposkan oleh tuGOWA


Sungguminasa, Tribun - Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo-Abd Razak Badjidu, akan dilaksanakan, Sabtu (14/8) sore ini. Namun teror yang dilakukan oknum yang tidak puas dengan hasil pilkada terus dilakukan.
Jumat (13/8) sekitar pukul 03.20 wita, bus sekolah milik Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Gowa yang terparkir di Terminal Cappa Bungaya, Kecamatan Pallangga, diduga dibakar.
Satu unit bus DD 7549 B hangus terbakar. Sedang bus satunya, DD 7548 B, yang parkir tepat di sampingnya, sempat dijilat api di bagian pintu. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, api pertama dilihat oleh seorang pedagang yang menetap di terminal itu, Dg Ati (50) sekitar pukul 03.20.
Saat kejadian, kondisi terminal memang sunyi karena bertepatan dengan saat sahur. Ati mengaku melihat api pertama kali di kedua pintu bus DD 7549 B yang sudah terbuka.
Ia kemudian berlari keluar warungnya dan meminta tolong. Sekitar pukul 04.00, dua armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan menjinakkan api.
Pantauan di lokasi, kondisi bus yang terbakar cukup parah. Semua kaca pecah dan berserakan di sekitar bus. Kursi di dalam bus hangus dan hanya tersisa kerangka. Sedang bus yang satunya hanya satu kacanya yang pecah.
Siang kemarin, tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulselbar melakukan identifikasi. Kasat Reskrim Polresta Gowa AKP Ardi Rahananto yang ditemui di lokasi kebakaran mengaku polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kejadian. Polisi, katanya, menunggu hasil pemeriksaan labfor.
Terpisah, Kepala Polresta Gowa AKBP Totok Lisdiarto nmengaku kejadian itu sementara dilidik dan polisi akan meminta keterangan enam anggota dishubkominfo yang piket saat itu.
"Sementara dilidik dan kami akan meminta keterangan enam anggota dishub yang piket," ungkap Totok. Sementara itu untuk mengetahui apakah mobil terbakar atau dibakar, pihaknya menunggu hasi dari labfor.
Kecolongan
Secara terpisah, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo mengatakan, terjadinya serangkaian aksi seperti pengrusakan gedung DPRD Gowa dan pembakaran bus milik pemerintah merupakan kecolongan dari aparat, baik itu kepolisian maupun kodim.
Menurutnya, polisi harusnya bisa mendeteksi lebih dini tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab seperti itu. Ia berharap polisi bisa mengungkap secepatnya penyebab kejadian itu.
"Bus pegawai itu dari uang rakyat. Sama dengan bus sekolah yang digunakan di dishub itu juga berasal dari pajak masyarakat sehingga polisi harus mengusut tuntas kasus tersebut. Ini merupakan kecolongan dari polisi dan kodim," jelas Ichsan yang ditemui di lobi kantor Bupati Gowa, kemarin.
Ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut. "Mari kita sama-sama awasi polres dan kodim agar secepatnya bisa mengungkap kasus tersebut," katanya.
Kondisi kedua bus sendiri dipastikan dalam kondisi baik. Sehingga kuat dugaan jika mobil tersebut memang sengaja dibakar. Apalagi, kata Abdul Rahman yang merupakan supir kedua bus itu, kondisi mesin stabil.
Mesin dan kabel tidak ada masalah. Sehingga sangat jauh kemungkinan terjadinya korslet mesin. "Kalau saya lihat pasti dibakar. Mobil sempat dipakai hari Senin, empat hari lalu waktu haul setahun Pak Yasin Limpo di Karebasse, Bontonompo. Apalagi kedua pintu mobil dikunci," katanya.
Rahman sangat menyesalkan kejadian tersebut. Sejak tahun 2004, mobil tersebut terparkir di tempat itu, tidak pernah terjadi hal-hal seperti ini.(ute)

teror jelang pelantikan
- Dugaan pembakaran kantor Lurah Katangka dan temuan bom molotv di kantor Lurah Paccinongan dan Pandang-pandang
- Pengrusakan gedung DPRD Gowa dan mobil anggota dewan
- Percobaan pembakaran fasilitas pemerintah di Kantor Bupati Gowa
- Pembakaran bus sekolah milik dishubkominfo di Terminal Cappa Bungaya, Kecamatan Pallangga

Tersangka Pengrusakan DPRD Bertambah
TERKAIT kasus pengrusakan Gedung DPRD Gowa, Kepala Polresta Gowa AKBP Totok Lisdiarto memastikan tersangka bertambah satu yang ditahan. Menurutnya pihaknya sudah menetapkan empat tersangka.
Untuk kedua tersangka yang ditahan, pihaknya sudah mengantongi alat bukti lengkap. Inisial keduanya adalah S dan A.
Sementara menjelang pelantikan sore ini, polisi sejak semalam terus melakukan patroli dan razia di titik-titik rawan. Selain itu tidak boleh ada konsentrasi massa di areal Kantor Bupati Gowa saat acara.
Lima jam sebelum acara, semua orang yang tidak berkepentingan tidak boleh mendekat. Untuk pengamanan pelantikan Kabag Ops Polresta Gowa Kompol Hardeny mengatakan, satu hari sebelum pelantikan, pihaknya mengerahkan 1/3 kekuatan Polresta Gowa atau 283 kekuatan Polresta Gowa dan dua SSK pasukan Brimob dari Mabes Polri di tambah satu kompi Dalmas yang dilengkapi dua unit watercanon dan satu unit barier.
Hari ini pengamanan dikerahkan berupa dua SSK Brimob Polda Sulselbar dan satu tim penjinak bahan peledak (jihandak) serta pasukan pengendali massa.(ute)

0 komentar: