Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
8/27/2010 07:14:00 AM

Ktr Golkar Gowa Di bakar

Diposkan oleh tuGOWA


Polisi Mengaku Sulit Identifikasi Pelaku Pembakaran Kantor Golkar

-Tokoh Masyarakat Minta Bupati Segera Bersikap

GOWA, BKM-- Kasus pembakaran kantor DPD Partai Golkar Gowa, Rabu dinihari kemarin, hingga kini masih belum jelas terkait siapa dua pemuda yang disebut-sebut sebagai pelakunya berdasarkan keterangan dua saksi Catur dan Yuda di Polresta Gowa (Satpam Perumahan Taman Pesona Asri dan warga setempat).Kapolresta Gowa, AKBP Totok Lisdiarto yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Ardi Rahananto, Kamis (26/8) kemarin mengatakan, terkait pembakaran kantor Golkar hingga kini pihaknya masih dalam tahap lidik.Meski begitu, Ardi mengatakan, pihaknya mengalami hambatan dalam penyelidikan, apalagi tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian, saat kantor Golkar mulai terbakar. ‘’Hingga kini kami belum ada hasil penyelidikan pasca kebakaran itu, apalagi kejadiannya malam dan tidak ada saksi, kami hanya menunggu hasil labfor saja sebab hasil labfor ini sangat membantu penyelidikan kami,’’ terang Ardi.Dari pembakaran kantor partai Golkar ini, menurut Ardi, sudah ada tiga orang diperiksa yakni catur, yuda dan Sekretaris DPD Partai Golkar, Kamaluddin Timung Dg Rowa. Namun Kamaruddin dimintai keterangan hanya untuk identifikasi kerugian pascapembakaran kantor Golkar Gowa.Sama halnya dengan penanganan kasus pembakaran bus sekolah milik Dishub Kominfo serta bus pegawai Pemkab Gowa, menurut Ardi, hingga kini kasus kantor Golkar masih dilidik apalagi hasil labfor belum ada yang turun. Sementara terkait penanganan kasus pengrusakan kantor DPRD Gowa, Kasat Reskrim mengatakan, dalam penanganan kasus pelemparan kantor dewan yang awalnya sudah menangkap lima orang yang diduga pelaku (1 dinyatakan TSK), sebagian di antaranya sudah dibebaskan. Alasannya, menurut Kasat Reskrim, tidak cukup bukti untuk melakukan penahanan lebih dari satu kali 24 jam.Malah dari penanganan kasus pengrusakan kantor perwakilan rakyat ini, Kasat Reskrim menuding pihak DPRD tidak kooperatif didalamnya.‘’Saat sudah ada lima orang kami tahan, kami undang anggota dewan ke Polres untuk melakukan identifikasi terhadap oknum pelaku. Ya, 15 anggota dewan datang malam itu, tapi sayangnya begitu akan diambil keterangannya satu per satu, mereka tak respon. Akhirnya tiga orang dilepas karena tidak cukup bukti untuk menahan mereka,’’ terang Kasat Reskrim.Diulas kembali Kasat Reskrim, dua oknum pelaku pengrusakan kantor dewan berinitial Rid dan Lip sampai sekarang jadi DPO Polresta Gowa. Rid, kata Kasat Reskrim, diduga sebagai otak pelaku, sedang Lip disebut ada yang melihatnya ikut melempar. Sedang dua orang lagi bernama AD dan Mal sudah dijadikan tersangka (Tsk) dan hingga kini masih ditahan untuk proses lebih lanjut. ‘’Terkait kasus ini, kami melihat persoalannya secara parsial dan tetap dibuatkan BAP,’’ ucap Kasat Reskrim.Menyikapi dari rentetan peristiwa pengrusakan dan pembakaran fasilitas umum di Gowa, termasuk aksi orang tak dikenal melakukan coret-coretan di dinding pagar kompleks SD di Jl Pendidikan, Sungguminasa beberapa pekan lalu, oleh masyarakat di Gowa akhirnya meminta Bupati H Ichsan YL untuk bersikap
Menurut warga, Gowa kini dicoba dibuat tidak kondusif oleh segelintir oknum yang sengaja ingin menciptakan kekacauan di Gowa. Warga pun memastikan dari berbagai kasus yang ada, semuanya sebagai buntut dari Pilkada.
Bahkan menurut Dg Se're, seorang tokoh masyarakat di Sungguminasa, sejak beruntunnya peristiwa pembakaran sejumlah fasilitas umum di Gowa, diakuinya ada kesan terjadi pembiaran. ''Masa' orang-orang Intel tidak jeli melihat kondisi yang ada. Semua yang terjadi selama ini adalah buntut dari Pilkada, itu sudah pasti. Bahkan sangat tidak masuk akal jika kubu pelakunya tidak ditahu padahal ada pihak calon kandidat bupati yang memang sudah terang-terangan melakukan penentangan terhadap terpilihnya bupati sekarang. Saya pribadi menilai, kerja intelejen di Gowa lemah, makanya sudah saatnya Bupati Gowa mengambil sikap untuk menghentikan ulah tak manusiawi ini. Saya sebagai warga Gowa yang ingin daerah ini selalu tenang dan damai berharap Polisi bisa bekerja lebih baik sebab jika tidak diseriusi bakal banyak fasilitas umum lainnya menyusul dirusak,’’ ungkap Dg Se're
Kecaman sama diungkapkan mantan Ketua DPD Partai Golkar Gowa, H Mallingkai Maknun. Kepada BKM via telepon kemarin, Mallingkai yang juga pernah menjabat Ketua DPRD Gowa dua periode ini meminta agar pelaku pembakar kantor Golkar dilaknat, karena jelas-jelas sudah menjadi pengkhianat dimana sejumlah fasilitar perkantoran sudah digilir dirusak, termasuk milik Parpol. ''Saya meminta Bupati Gowa sudah saatnya bersikap tegas seraya mengistruksikan aparatnya ke bawah untuk waspada, sebab di kota yang banyak orangnya saja pelaku berani membakar, apalagi di desa. Saya kenal karakater Bupati kita sekarang, komitmen dan tegas dan saya yakin, bupati akan segera melakukan tindakan yang bisa menghentikan aksi teror yang dilakukan pihak tak punya rasa kemanusiaan lagi. Polisi juga harus bisa tunjukkan keintelejenannya menangani kasus ini karena ini sudah tergolong perbuatan makar,'' tandas Mallingkai.
Sementara itu, Bupati Gowa, H Ichsan YL yang dimintai tanggapannya terkait desakan masyarakat agar segera bersikap atas sejumlah peristiwa dewasa ini, menurut Kabag Humas dan Protokol Setkab Gowa, Arifuddin Saeni, Pemkab sangat yakin pihak Polresta dapat mengungkap siapa pelaku dan dalang semua kejadian yang diindikasikan suatu rangkaian yang cendering dilakukan oknum yang sama.
''Jika pihak Kepolisian lamban atau tidak mampu mengungkap pelakunya, maka kasus yang sama kemungkinan besar akan terulang lagi. Mengapa, karena yang kita pahami bahwa oknum tersebut, memang tidak mau melihat Gowa aman dan tenteram,'' kata Arifuddin. (Sar)

0 komentar: