Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/04/2010 03:12:00 AM

Didin Dorong UMKMK

Diposkan oleh tuGOWA

* Ichsan: Perlu Dibentuk di Setiap Kecamatan

SUNGGUMINASA -- Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Prof Dr Didin S Damanhuri, menceramahi para pejabat dalam lingkup Pemkab Gowa, Jumat 3/12, di baruga
Tinggimae, terkait dengan pengembangan ekonomi usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKMK). Bahwa ekonomi kecil dsan kekeluargaan modern tidak boleh dihilangkan di Indonesia. Jepang pun hingga kini masih memberlakukan ekonomi kekeluargaan.

Didin S Damanhuri, yang juga pendiri INDEP, mengakui, serangan pelaku pasar supermaket memang tidak bisa dihindari sama sekali, tapi pemerintah harus menata dengan baik tata ruang mereka sehingga tidak meminggirkan kalau mau dikatakan mematikan UMKMK, sehingga mereka menjadi agen sosial dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Berdasarkan data BPS, terdapat 41 juta unit usaha di mana diantaranya 62 ribu usaha skala besar sisanya 99,98% termasuk UMKMK, sedangkan sisanya sektoral informal 68% dari 110 juta tenaga kerjanya.

Ini artinya apa, ternyata yang menjadi penopang ekonomi bangsa ini ada pada sektor UMKMK. Tapi yang ironis karena goncangan ekonomi justru datang dari usaha skala besar dan pernah terjadi pada beberapa puluh tahun yang lalu.

Karena itu, tidak ada piliha lain bagaimana strategi pemberdayaan UMKMK, berupa keterampilan, teknologi dan kewirausahawan harus dilaksanakan. "Korea dan Jepang sudah maju soal ini bukan karena belas kasihan, tapi bagaimana mereka diberdayakan," katanya.

Karena itu, staf pengajar di Lemhanas mendorong daerah untuk mengembangkan ekonomi UMKM, sebagai pilar pembangunan ekonomi dalam menghadapi krisis.

Sementara itu ,Bupati Gowa, H. Ichsan Yasin Limpo. mengatakan, pihaknya memberikan perhatian yang cukup besar terhadap usaha kecil. Ini ditandai dengan adanya pembangunan pasar induk Minasmaupa, mereka harus diberi ruang untuk pengembangkan usahanya.

Karena itu, Ichsan yang menjadi peraih rangking satu di Lemhanas baru-baru ini, mengatakan, bagaimana setiap kecamatan ada UMKM di mana posisi sebagai pendorong dan
pendampingan.

"Lima tahun ke depan harus ada loncatan-loncatan, menghadirkan sebuah pemerinatah yang baik, pemerintahan yang dicintai oleh rakyat," ujarnya.

Pihaknya juga akan mendorong sektor perikanan pada arus deras, sehingga masyarakat Gowa menjadi pengkonsumi ikan seperti negara-negara maju, Jepang misalnya.(arif)

0 komentar: