Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
6/14/2011 06:20:00 AM

Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Sungai

Diposkan oleh tuGOWA

GOWA, BKM-- Warga kampung Bontomarannu, Lingkungan Garassi, Kel. Benteng Somba Opu, Kec. Barombong geger, Senin (13/6) pukul 09.30 Wita kemarin. Pasalnya, warga kampung itu mengetahui jika seorang warga setempat bernama Sahari Dg Lino (46) ditemukan tewas di tepi sungai Jeneberang. Perempuan ini ditemukan pertamakali oleh warga bernama Dg Jarung.
Karena khawatir bermasalah, Dg Jarung menghubungi warga lainnya dan petugas Kepolisian Sekta Barombong. Mendapat laporan ada perempuan tergeletak di tepi sungai petugas Kepolisian pun turun ke TKP bersama Dg Jarung.

Saat terlihat, perempuan tersebut mengenakan daster berwarna coklat. Dan saat badan korban yang sudah tdak bernyawa ini dibalikkan petugas, di bagian depan daster korban tergantung KTP yang disemati peniti. Dg Jarung pun baru tahu jika mayat perempuan tertelungkup itu adalah saudaranya sendiri.
Kapolres Gowa, AKBP Totok Lisdiarto S melalui Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Andry Lilikay kepada BKM, kemarin siang mengatakan, jika mayat korban langsung diidentifikasi serta Polisi juga melakukan olah TKP. Dikatakan Andry, berdasarkan hasil olah TKP untuk sementara korban disebut bunuh diri dengan cara membuang dirinya ke sungai. Indikasi bunuh diri itu, kata Andry lagi, disebabkan korban mengalami stress karena menderita banyak penyakit. Indikasi penyebab Sahari nekat mengakhiri hidupnya itu dibenarkan sejumlah keluarga korban. Termasuk KTP yang diselipkan di pakaiannya sebagai bukti kesiapan korban bunuh diri dengan memperlihatkan tanda pengenalnya.

''Meski begitu, kami tetap melakukan penyelidikan siapa tahu ada indikasi lain penyebab kematian perempuan tersebut,'' terang Andry lagi. (sar)

0 komentar: