Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/17/2008 10:24:00 PM

Delapan Warga Gowa Keracunan

Diposting oleh tuGOWA

Sungguminasa - Keracunan akibat makanan pesta kembali menimpa warga Gowa. Kali ini sebanyak delapan orang warga Kecamatan Somba Opu mengalami keracunan setelah menghadiri hajatan pernikahan kerabatnya, Selasa (16/12) siang.

Kedelapan orang itu masih satu rumpun keluarga. Mereka masing-masing Indah Sari (16), Mirsa (23), Kartini Dg Bollo (53), Sahriani (44), Muhsin (26), Mardiah (24), Uci (17), dan Mirsa Umriana (22). Mereka lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf.

Namun dua di antaranya dilarikan ke rumah sakit di Makassar karena ruang perawatan unit gawat darurat (UGD) RSUD Syekh Yusuf Gowa tidak bisa menampungnya lagi. Banyak pasien yang masuk sehingga tempat tidur tidak mencukupi.

Gejala awal yang dirasakan Muhsin adalah kepala pusing. Ia merasakan hal tersebut sekitar pukul 11.00 Wita. Beberapa jam berselang, sakit kepala tersebut bertambah parah. "Mulai sore bukan lagi pusing, mulai ma juga sakit perut," kata Muhsin saat ditemui di rumah sakit.

Nyeri pada kepala dan perut, menurut Muhsin, juga dialami keluarganya yang lain. Karena kondisi tubuh yang semakin drop, Muhsin dan beberapa keluarganya yang mengalami gejala serupa dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf sekitar pukul 17.00 Wita.

Penderita yang terakhir dievakuasi ke rumah sakit adalah Mirsa, Rabu (17/12) sekitar pukul 07.00. Tiba di rumah sakit, perasaan nyeri pada perut dan kepala yang dirasakan Muhsin dan tujuh keluarganya yang lain semakin bertambah parah, malah mereka juga merasakan mual dan akhirnya muntah.

Muhsin dan tujuh keluarganya mendapat perawatan awal di UGD RSU Syekh Yusuf selama enam jam, hingga pukul 23.00 Wita. Sebab kondisi ruang perawatan RSU Syekh Yusuf sedang penuh pasien.

Salah seorang tenaga medis yang menangangi kasus keracunan Muhsin dan tujuh keluarganya, dr Geby, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, delapan warga tersebut memiliki riwayat sakit ulu hati berat yang kemudian didiagnosa keracunan makanan.

Mereka yang menderita keracunan itu, hanya Mirsa yang mendapat perawatan intensif. Sedangkan empat lainnya sudah dipulangkan karena kondisinya makin membaik.(tugowa crew/erni, mimi, ute)

0 komentar: