
"Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk."
Imam An Nawawi (Damascus, Muharram 631 H-24 Rajab 676 H)
Beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Hasan bin Husain An-Nawawi Ad-Dimasyqiy, Abu Zakaria. Pada tahun 651 H ia menunaikan ibadah haji bersama ayahnya, kemudian ia pergi ke Madinah dan menetap disana selama satu setengah bulan lalu kembali ke Dimasyq. Pada tahun 665 H ia mengajar di Darul Hadits Al-Asyrafiyyah (Dimasyq) dan menolak untuk mengambil gaji. Imam An-Nawawi adalah seorang yang zuhud, wara' dan bertaqwa. Beliau sederhana, qana'ah dan berwibawa. Imam Nawawi meninggal pada 24 Rajab 676 H.
Imam Nawawi meninggalkan banyak sekali karya ilmiah yang terkenal. Jumlahnya sekitar empat puluh kitab, diantaranya dalam bidang hadist (Arba'in, Riyadhush Shalihin), dalam bidang fiqih (Minhajuth Thalibin, Raudhatuth Thalibin, Al-Majmu'), bidang bahasa (Tahdzibul Asma' wal Lughat), dan bidang akhlak (At-Tibyan fi Adab Hamalatil Qur'an, Bustanul Arifin, Al-Adzkar).
Seskab Teddy Sindir Dino Patti Djalal: Hebat, Tapi Cuma Diberi Kesempatan 3
Bulan
-
Teddy Indra Wijaya merespons kritik Dino Patti Djalal soal kunjungan luar
negeri Prabowo, disertai sindiran soal masa jabatan
1 hari yang lalu







0 komentar:
Posting Komentar