Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
12/22/2008 03:35:00 PM

Warga Miskin Berkurang 19.000

Diposting oleh tuGOWA

GOWA-------- Jumlah masyarakat miskin di Kab Gowa terjadi penurunan hingga 19.000 jiwa dari 64.714 jiwa. Artinya tersisa sekitar 45.000 jiwa.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Gowa Joni Matasik memang terjadi penurunan sekitar 30%. Hanya saja, angka tersebut belum merupakan angka pasti. Bisa saja angka tersebut terus meresot jika pihaknya sudah benar-benar merampungkan data hasil survey yang telah dilakukan sejak agustus silam.

”Sampai saat ini masih olah data. Itu masih berupa perkiraan kasar. Data-data yang meragukan, kembali akan dilakukan diverifikasi,” ungkap Joni, Senin 22 Desember.

Data-data ini katanya, nantinya kana diserahkan Departemen Sosial (Depsos) dan nanti akan diterbitkan oleh departemen yang bersangkutan. Untuk kemudian digunakan dalam bantuan program sosial dari pemerintah pusat seperti bantuan langsung tunai (BLT). ”Jadi bukan kami yang berhak mengumumkannya,” tandas Joni.

Survey tersebut ungkapnya, adalai survey efektivitas targetting programme hasil kerjasama dengan bank dunia dalam hal pengentasan kemiskinan. Dimana Kab Gowa menjadi salah satu dari empat kabupaten di Indonesia yang mengikuti program ini selain Kab Muaraenim di Sumsel, Kota Tangerang di Banten, dan Kota Pontianak di Kalbar.

Joni berharap dengan adanya pemutahiran data menggunakan sistem tersebut dengan indikator yang jelas, data BPS tidaklagi dinilai tidak tepat sasaran.(aspar/ujungpandangekspres.com)

0 komentar: