Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/06/2009 11:32:00 PM

Ajal Menjemput Saat Berbelanja

Diposting oleh tuGOWA

SUNGGUMINASA -- Ajal tidak pernah bisa ditebak datangnya. Seperti yang dialami M Ari, SE, 40, warga Jalan BTN Ana' Gowa Blok C.5/8, Desa Bontoala Kecamatan Pallangga, Sungguminasa. Ia menghembuskan nafas terakhir, saat sedang berbelanja di salah sebuah toko serba ada di Jalan Usman Salengke, Sungguminasa, Gowa, Selasa, 6 Desember sekitar pukul 13.45 Wita.

Menurut Kepala Satuan Reskrim (Kasatreskrim) Polresta Gowa, AKP Agus Salim, kondisi Ari ditemukan dalam kondisi tergelatak di dalam toko. Menurut keterangan pemilik toko, kata Agus, saat memilih barang, Ari tiba-tiba terjatuh dan pingsan.

"Tapi tidak diketahui, apa ia meninggal di tempat atau dalam perjalanan ke rumah sakit RSU Syekh Yusuf," papar Agus ditemui di tempat kejadian peristiwa (TKP), Selasa siang kemarin.

Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, bila Ari akan pergi untuk selamanya. Ketika keluar dari rumah pun, Ari, tidak meninggalkan pesan apa-apa. Hal ini diungkapkan Marliah, 65, ibu kandung Ari yang ditemui di UGD RSUD Syekh Yusuf. Tapi dari pemeriksaan sementara pihak kepolisian didapatkan tablet Neurobat A, untuk penghilang rasa sakit dan sebagai suplemen vitamin pada kantong celananya.

Karena kepergian yang mendadak, keluarga Ari shock. Ayah Ari, M Sabilis pensiun TNI langsung pingsan begitu mengetahui anaknya telah wafat di UGD RSU Syekh Yusuf. Stres berat juga dialami Rosdiana, adik kandung Ari. Ia tak henti-hentinya menangis histeris.

Belum diketahui apa penyebab pasti kematian Ari, namun menurut Kasatreskrim Polresta Gowa, AKP Agus Salim dari keterangan dr Maluddin, dari unit forensik Bhayangkara Makassar, sesuai hasil pengamatan tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh Ari.

"Kami dari pihak yang berwajib mau mencari penyebab kematian korban,namun keluarga yang berduka tidak menginginkan adanya otopsi. Tapi menurut ibunya, sejak tadi malam, Ari mengeluh sakit pada dada, diperkirakan ia meninggal karena terserang jantung," kata Agus.

"Karena pihak keluarga tidak mau otopsi, untuk mengetahui penyebab kematian, kami tetap akan melakukan administrasi penyidikan, membuat surat pernyataan penolakan otopsi," lugas AKP Agus.

Diketahui, M Ari, SE, 40 merupakan karyawan pabrik jagung di Panciro, Limbung, Gowa. Ia baru tiba di Sungguminasa, Senin, 5 Desember, dalam rangka menjenguk keluarga besarnya.(rhd/fajar.co.id)

0 komentar: