Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/29/2009 07:28:00 PM

Bontoala Rawan Pencurian

Diposkan oleh tuGOWA

* Semalam Lima Rumah ’Disikat’ Pencuri

SUNGGUMINASA-------- Masyarakat Desa Bontoala Kecamatan Pallangga belakangan ini diresahkan aksi para pencuri dengan menyikat emas, uang dan telepon genggam. Ironisnya, dalam semalam pencuri tersebut mampu memasuki rumah sebanyak lima buah, dua diantaranya rumah anggota polisi dan TNI.

’’Aksi para pencuri benar-benar sangat meresahkan masyarakat,’’ ujar Kepala Dusun Mannyampa, Muh. Ramli Dg Tika.

Sementara itu, Kepala Desa Bontoala Rusman Naba, Rabu 28 Januari, mengatakan, kasus pencurian yang terjadi di daerahnya telah menimbulkan keresahan warga. Karena itu, dirinya harus keliling kampung pada tengah malam untuk melakukan pengecekan kondisi keamanan warga. ’’Saya harus keliling di desa Bontoala melihat kondisi keamanan,’’ katanya.

Dia mengakui, sejak dirinya terpilih dan dilantik menjadi Kades Bontoala, kasus pencurian tiba-tiba merebak. Kendati tak menyebutkan bahwa ada hubungan terpilihnya sebagai kepala desa, tapi jika dihubungkan dengan kondisi awal, keadaan desa Bontoala aman-aman saja.

Yang menjadi sasaran para pencuri utamanya perumahan di dusun Lambengi dan daerah perkampungan di dusun Mannyampa. Untuk Perumahan BTN Nusa Indah, sejumlah masyarakat mengungkapkan kalau beberapa orang tak dikenal sering menyantroni perumahan tersebut pada tengah malam.

’’Saya sering melihat ada orang yang tidak dikenal masuk ke perumahan dengan menggunakan sepeda motor. Begitu kami buntuti, mereka langsung kabur,’’ ujar Syamsir, salah seorang warga BTN Nusa Indah.

Dalam catatan yang ada, dalam kurun waktu satu bulan saja, Januari, sudah terjadi kasus pencurian sebanyak 12 kali. Ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan kasus pencurian dalam kurun waktu satu di desa Bontoala.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat Manyampa dan Lambengi, melakukan kegiatan pos Kamling dengan melibatkan warga setempat. Namun demikian, kendati sudah dilakukan kegiatan ronda ancaman masih juga terjadi. ’’Masih saja ada orang yang mencurigakan, jalan tengah malam dengan jalan berkelompok dua hingga empat orang,’’ ujar salah seorang warga Mannyampa. (arif.saeni@gmail.com)

0 komentar: