Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
1/30/2009 09:15:00 PM

Polresta Gowa Gulung DPO Curas

Diposkan oleh tuGOWA

* Oknum TNI Diduga Terlibat Dalam Jaringan

SUNGGUMINASA------ Polresta Gowa kembali mengukir prestasi. Setelah sebelumnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan polisi, kali ini Tim Resmob Polresta Gowa, kembali menggulung jaringan pencuri antar daerah, Yusril alias Samson (24) dam Samad Pasang (34), 27 Januari lalu, Pkl 03:00 wita dinihari di Kab. Sidrap.

Dalam kasus pencurian emas di Sidrap, Juni 2008 lalu, berhasil membawa 7 Kg emas, yang diduga melibatkan oknum TNI berinisial As dengan pangkat Koptu. Hasil curian ini di jual ke Surabaya.

Informasi yang berkembang di Polresta Gowa, mengungkapan, kalau Pomdan sempat ke Polresta Gowa untuk melakukan pengecekan kasus dengan membawa foto oknum As. Hasilnya kedua pelaku mengiyakan setelah melihat foto tersebut.

Jaringan yang banyak melakukan pencurian di banyak kabupaten Sidrap, Pangkep, Barru, Pangkep, Gowa dan Bantaeng, umumnya berhasil menggondol emas yang berharga ratusan juta rupiah.

Komplotan ini, menurut Kapolresta Gowa, AKBP Rudi Hananto, Jumat 30 Januari, memang sudah lama menjadi incaran pihaknya. Karena itu, begitu mengetahui kalau ada aksi pencurian disertai dengan kekerasan di Sidrap, pihaknya langsung bergerak di daerah penghasil beras.

Hasilnya, menurut Rudi, gembong ini berhasil diringkus di salah satu rumah kebun, setelah sebelumnya dua pelaku berhasil dilumpuhkan dengan ditembak pada bagian kakinya, setelah sebelumnya berusaha kabur dari kejaran petugas.

Kaporesta Gowa juga mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pengejeran terhadap sejumlah pelaku lainnya, setelah kedua oknum tersebut berhasil ditangkap. ''Kami akan terus kejar mereka,'' ujarnya.

Sementara itu, Yusril dan Samad, membenarkan kalau ada oknum TNI, As, yang terlibat dalam kasus pencurian emas antar daerah. As menurut Yusril yang membuat denah lokasi dalam kegiatan mereka. ''Dia yang memang menggambar pak,'' katanya, di kantor Polresta Gowa.

Dalam kasus pencurian di Sidrap, menurut Yusril dirinya bersama teman-temannya setelah memperoleh emas tujuh kilogram, sempat bermalam di salah satu hotel di Maros. Dia mendapat bagian Rp75 juta namun dipotong oleh oknum TNI As sebanyak Rp5 juta. Sedangkan Samad Pasang memperoleh Rp90 juta.

Sementara itu, Kasat Reskrim Gowa, AKP Agus Salim, mengatakan, pelaku akan dikenai pasal 365 dengan ancaman sembilan tahun. (arif.saeni@gmail.com-uttha_06@yahoo.com)

0 komentar: