Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/02/2009 10:22:00 PM

Dua Dusun di Parangloe Terisolasi

Diposkan oleh tuGOWA

HUJAN deras sejak, Jumat (30/1) lalu, tidak hanya membawa bencana banjir dan longsor. Sebuah jembatan di Desa Belapungranga, Kecamatan Parangloe, hanyut terbawa arus deras Sungai Senre.

Hanyutnya jembatan sepanjang 18 meter itu membuat Dusun Allukeke dan Dusun Kasimburang terisolasi. Kedua dusun ini dihuni 80 kepala keluarga dengan 216 jiwa.

Kepala Desa Belapungranga, Sudirman, mengatakan, untuk sementara warga di daerah tersebut terisolasi. Tidak ada akses masuk karena sungai meluap. Jembatan itu, katanya, diresmikan tahun 2008 lalu dan dibiayai dari dana PNPM.

Sementara banjir yang melanda Kecamatan Pattallassang membuat murid di SDI Sailong diliburkan. "Kita tidak mau mengambil resiko dengan memaksakan anak-anak masuk sekolah, dengan kondisi air merendam sekolah", ungkap salah seorang guru, kemarin.

Banjir di daerah ini merendam puluhan rumah dan ratusan hektare sawah. Sejumlah wilayah juga di beberapa kecamatan juga dilaporkan masih terendam air, seperti di Bontonompo Selatan, sebagian Somba Opu, dan wilayah lainnya.(ute/tribun-timur.com)

0 komentar: