Welcome to Blog na tu GOWA...*** Dikelola jurnalis Gowa, orang Gowa, dan mereka yang peduli terhadap Gowa ***Kami menerima tulisan/opini/artikel/saran/kritik/kritik tentang GOWA, karena Gowanu, Gowaku, Gowata. Kami berhak tidak menerbitkan tulisan dengan berbagai pertimbangan. Terima Kasih *** Kirimkan tulisan/artikel/opini ke tugowa.news@gmail.com
CARA MENDAPATKAN UANG GRATIS
Perasaan anda ketika melihat judul di atas, sama dengan yang saya rasakan pertama kali mendengar dan melihat PTC (Paid to Click) atau mendapatkan uang dari Online di Internet. Tapi ketika saya mencoba atas anjuran teman ternyata bener… dapat uang sungguhan.
Saya akan berbagi caranya agar anda dapat mencobanya sendiri sehingga anda dapat membuktikannya, lagian gak rugi nyobak, soalnya GRATIS. Bagi anda yang belum daftar cukup klik Gambar IDR-CLICKIT di atas.
untuk mendaftar juga bisa ikuti link: http://www.idr-clickit.com/register.php/uttha.html
(lihat bukti pembayarannya: http://www.nugie.web.id/tag/idr-clickit)
2/02/2009 10:20:00 PM

Pipa PDAM di Malino Jatuh ke Jurang

Diposkan oleh tuGOWA

* Air Terjun Takapala Ditutup Sementara

Sungguminasa, Tribun - Pipa distribusi air bersih milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gowa di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, ikut tertimpa musibah longsor. Longsoran yang terjadi di jalan masuk lokasi wisata Lembah Biru membuat pipa PDAM sepanjang 20 meter rusak parah.

Sedikitnya tiga batang pipa berdiameter 250 sentimeter terjatuh ke jurang akibat tertimpa material longsor, Minggu (1/2). Kondisi membuat distribusi air ke pelanggan terputus.

Direktur Utama PDAM Gowa Hasanuddin Kamal melaporkan kejadian tersebut ke Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo di sela-sela inspeksi mendadak di ruang staf sekretariat, Senin (2/2).

Ichsan menginstruksikan agar PDAM melakukan sosialisasi ke masyarakat agar bisa memahami kendala yang dialami PDAM. Apalagi tingkat kekeruhan air PDAM sekarang mash 4.700 NTU (satuan kekeruhan air).

"Harus disampaikan ke masyarakat bahwa memang ada gangguan karena tingginya curah hujan sehingga sedimen Bawakaraeng bergerak dan pasti mengganggu kekeruhan air baku sehingga PDAM harus lakukan pencucian rutin bak karena kalau tidak efeknya akan berdampak pada kesehatan pelanggan," jelas bupati.
Takapala Ditutup

Sementara itu, air terjun Takapala untuk sementara waktu ditutup. Jalur masuk yang longsor belum dibersihkan. Longsor yang menimpa empat rumah dan menewaskan satu orang ini masih menyisakan duga bagi keluarga korban dan pemilik rumah.

Camat Tinggimoncong, Syafruddin Ardan, mengatakan, kerugian material yang dialami pemilik rumah diperkirakan Rp 80 juta. Pihaknya masih melakukan pendataan kerugian lainnya, termasuk akses jalan masuk kawasan permandian alam air terjun Takapala.

Terpisah, Kepala Polsek Tinggimoncong AKP Syamsuddin yang dihubungi per telepon mengatakan, sampai saat ini akses jalan masih tertimbun. Air terjun Takapala sementara ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.(ute/tribun-timur.com)

0 komentar: